Breaking News
light_mode
Trending Tags
Maaf, tidak ditemukan tags pada periode waktu yang ditentukan.
Beranda » Kesehatan » Bolehkah Memakai 2 Sabun Cuci Muka? Ini Jawabannya

Bolehkah Memakai 2 Sabun Cuci Muka? Ini Jawabannya

  • account_circle langkahsejati
  • calendar_month Kamis, 10 Apr 2025
  • visibility 96
  • comment 0 komentar

Pernah gak sih… kamu berdiri di depan cermin, tangan udah pegang sabun cuci muka, tapi otakmu mulai debat sendiri?

“Yang ini bagus buat pagi, tapi yang satu lagi enak banget dipake malam hari.”
“Yang ini ngangkat minyak, tapi yang satu ngelembabin banget.”
“Kalau dipakai dua-duanya… kira-kira over gak ya?”

Dan akhirnya kamu bengong, ngelihatin dua tube sabun di rak wastafel seolah-olah mereka bisa kasih jawaban.

Kita bahas yuk:
Apakah sebenarnya boleh memakai dua sabun cuci muka?

Tapi sebelum masuk ke ‘boleh atau enggak’, kita ngobrol dulu soal satu hal penting: setiap kulit punya kepribadian.

Iya, kayak manusia.
Ada yang kalem banget, sensitif, dikit-dikit merah.
Ada yang bandel, gak ngaruh meski dijemur matahari jam dua siang.
Ada juga yang labil—pagi berminyak, sore kering, malem jerawatan.

Dan karena kulit kita unik, ya gak bisa disamain satu resep untuk semua orang.
Termasuk soal sabun cuci muka.

Sekarang balik ke pertanyaan tadi:
Boleh gak sih pake dua sabun cuci muka?

Jawabannya: boleh aja.
Asal kamu ngerti kenapa kamu pake dua, dan kamu tahu cara ngedengerin sinyal dari kulitmu sendiri.

Misalnya nih…

Kamu punya satu sabun berbasis gel ringan untuk pagi hari. Yang fungsinya buat bersihin minyak sisa tidur dan ngebangunin kulit biar segar.
Lalu malamnya kamu pake sabun yang lebih rich, mungkin creamy atau mengandung exfoliant ringan buat ngangkat sisa makeup, debu, dan dosa-dosa hari itu.
Itu masuk akal. Kulit kamu memang butuh pendekatan yang beda di waktu yang beda.

Atau kamu punya satu sabun buat area T-zone yang super oily, dan satu lagi buat pipi yang gampang kering.
Kamu gak pake dua sabun bersamaan, tapi kamu tahu kapan dan di mana harus pake yang mana.

Itu bukan lebay.
Itu responsif.

Tapi… jangan juga pake dua sabun sekadar karena “yang ini viral” dan “yang itu lucu packaging-nya.”
Karena kalau asal tumpuk-tumpukan produk tanpa tahu fungsinya, kulit kita malah bingung sendiri.

Ibaratnya gini:
Kamu lapar, terus makan nasi padang dan burger sekaligus, terus ditutup es krim.
Ya kenyang sih. Tapi perutmu protes gak?
Bisa jadi.

Kulit juga begitu.

Kalau kamu pakai dua sabun yang dua-duanya keras, dua-duanya exfoliating, dua-duanya banyak busa dan fragrance… bisa jadi kamu malah ngilangin lapisan pelindung kulitmu sendiri.
Yang tadinya pengen glowing, malah jadi kemerahan, ketarik, bruntusan.

Jadi, bukan cuma soal jumlah… tapi juga keseimbangan.

Nah, kadang orang pakai dua sabun karena ngerasa:
“Satu sabun gak cukup. Harus bersih banget.”

Tapi…
Apakah kulit wajah kita harus bersih banget, kayak piring habis dicuci sunlight?

Enggak.
Kulit wajah tuh gak butuh dibikin ‘squeaky clean’.
Yang dibutuhin tuh bersih, tapi tetap lembab.
Bersih, tapi tetap punya barrier alami.
Dan kadang, sabun yang keliatannya gak “sebersih itu” justru yang paling ramah buat kulitmu.

Ada juga yang merasa, pake dua sabun itu bentuk niat.
Bentuk effort.
Kayak: “Liat dong, aku udah double cleansing. Aku tuh serius ngerawat kulit.”

Tapi pertanyaannya balik lagi:
Serius ngerawat kulit, atau lagi ngejar validasi dari skincare community di TikTok?

Kadang kita lupa, self-care itu bukan buat diukur dari berapa banyak produk yang kita punya.
Tapi seberapa tulus kita ngerti dan dengerin tubuh kita.

Kalau kulitmu nyaman dengan satu sabun—ya udah, stick dengan itu.
Kalau ternyata dua sabun bikin kulitmu happy dan seimbang, gak masalah juga.
Yang gak oke itu kalau kita cuma ngikut tren, tapi gak ngerti kenapa kita ngelakuinnya.

Dan akhirnya… semua balik ke satu hal: niat.

Apapun yang kamu lakukan ke kulitmu—mau satu sabun, dua sabun, bahkan gak pake sabun sama sekali—pastikan itu kamu lakukan karena kamu peduli.
Bukan karena takut gak cocok sama standar orang lain.

Karena yang paling tahu apa yang cocok buat kamu, ya cuma kamu.
Dan kulitmu.

Jadi sebelum nambahin sabun kedua ke rutinitasmu, tanya dulu ke diri sendiri:
“Ini buat siapa? Buat kulitku? Atau buat validasi?”

Dan kalau jawabannya tulus,
pasti hasilnya juga ikhlas.

Kesimpulan?
Boleh kok pakai dua sabun cuci muka.
Asal kamu tahu alasannya, ngerti fungsinya, dan bisa tanggung jawab atas reaksinya.
Karena skincare bukan soal banyak-banyakan produk.
Tapi soal bagaimana kamu merawat dirimu, sebaik kamu merawat orang yang kamu sayang.

Dan kadang…
bentuk cinta paling sederhana adalah dengan bilang ke diri sendiri:
“Aku cukup. Kulitku cukup. Dan aku gak perlu membuktikan apa-apa.”

Kalau sabun keduanya bikin kamu lebih kenal sama kulitmu, silakan lanjut.
Tapi kalau cuma bikin kamu makin bingung dan insecure,
mungkin… saatnya balik ke yang sederhana.

Yang penting bukan jumlah sabunnya,
tapi seberapa tulus kamu rawat dirimu sendiri.

  • Penulis: langkahsejati

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Apa Arti Mimpi Berada di Atas Gunung?

    Apa Arti Mimpi Berada di Atas Gunung?

    • calendar_month Rabu, 14 Mei 2025
    • account_circle langkahsejati
    • visibility 114
    • 0Komentar

    Pernahkah kamu bermimpi berada di atas gunung? Mungkin saat bangun tidur, kamu merasa sedikit bingung. Kenapa bisa ada gunung dalam mimpi? Apa sih sebenarnya makna di baliknya? Atau mungkin kamu langsung bertanya-tanya, apakah ada yang lebih dalam dari sekadar pemandangan indah yang kamu lihat saat itu? Gunung seringkali dipandang sebagai simbol kekuatan, keteguhan, dan perjalanan […]

  • Cuci Muka Sebaiknya Menggunakan Apa?

    Cuci Muka Sebaiknya Menggunakan Apa?

    • calendar_month Senin, 7 Apr 2025
    • account_circle langkahsejati
    • visibility 107
    • 0Komentar

    Pernah gak sih, kita mikir… Kenapa ya, ada orang yang tiap pagi dan malam ritualnya ribet banget cuma buat cuci muka? Layered skincare, cleansernya dua macam, ada toner, ada essence, sampai serumnya pun bisa bikin rak skincare kayak etalase toko kosmetik. Terus ada juga yang kebalikannya… Cuci muka? Air kran aja cukup, katanya. Kadang malah […]

  • Apa Arti Mimpi Mantan Datang ke Rumah?

    Apa Arti Mimpi Mantan Datang ke Rumah?

    • calendar_month Jumat, 25 Apr 2025
    • account_circle langkahsejati
    • visibility 86
    • 0Komentar

    Pernahkah kamu bermimpi tentang mantan datang ke rumah? Mungkin setelah bangun, perasaan bingung atau bahkan cemas bisa muncul begitu saja. “Kenapa ya mantan bisa datang ke rumah dalam mimpi?” Mungkin ada yang berpikir itu hanya mimpi biasa, tetapi tahukah kamu bahwa mimpi ini mungkin memiliki makna yang lebih dalam dari yang kamu kira? Sering kali, […]

  • Apa Arti Mimpi Kehilangan Gigi Palsu?

    Apa Arti Mimpi Kehilangan Gigi Palsu?

    • calendar_month Sabtu, 3 Mei 2025
    • account_circle langkahsejati
    • visibility 88
    • 0Komentar

    Pernah gak sih lo mimpi gigi palsu copot? Bangun tidur, terus langsung refleks pegang mulut. Kayak, “Eh gigi gue masih lengkap gak nih?” Keliatannya sepele. Tapi entah kenapa, mimpi soal gigi—apalagi yang palsu—tuh ninggalin rasa aneh. Campur aduk. Bingung, takut, malu, bahkan sedikit geli. Tapi… Pernah gak lo coba liat mimpi kayak gitu dari sudut […]

  • Maskeran alami apa saja?

    Maskeran alami apa saja?

    • calendar_month Senin, 14 Apr 2025
    • account_circle langkahsejati
    • visibility 79
    • 0Komentar

    Pernah gak kepikiran kenapa sih kita suka banget maskeran? Apakah karena kulit kita bener-bener butuh, atau karena kita pengen ikut-ikutan tren skincare biar gak ketinggalan? Atau mungkin… karena itu momen kecil di mana kita bisa berhenti sejenak dari semua kesibukan, duduk santai, dan ngerasa kayak lagi manjain diri di spa mewah—padahal cuma di kamar, dengan […]

  • Apa Arti Mimpi Bertemu Guru Lama?

    Apa Arti Mimpi Bertemu Guru Lama?

    • calendar_month Jumat, 30 Mei 2025
    • account_circle langkahsejati
    • visibility 94
    • 0Komentar

    Pernah gak, tiba-tiba kamu mimpi ketemu guru lama? Bukan guru yang kamu temui setiap hari di WhatsApp grup alumni atau guru yang follow kamu di Instagram. Tapi guru yang entah sudah berapa tahun gak pernah kamu lihat. Yang bahkan kamu pikir sudah gak akan muncul lagi di kehidupanmu — apalagi di mimpimu. Aneh ya? Kita […]

expand_less