Apa Arti Mimpi Tenggelam di Laut?
- account_circle langkahsejati
- calendar_month Selasa, 13 Mei 2025
- visibility 63
- comment 0 komentar

Pernah gak sih lo mimpi tenggelam di laut?
Gak cuma tenggelam biasa, tapi yang kayak… lo udah ngambang, napas tinggal setengah, terus perlahan ditarik sama ombak yang gelap, berat, dan gak kelihatan ujungnya.
Serem?
Iya, jelas.
Tapi pernah gak, lo berhenti sebentar dan mikir:
“Kenapa ya, mimpi gue kayak gitu?”
Apa cuma mimpi?
Atau jangan-jangan… ada sesuatu yang lagi gak beres di dalam diri?
Mimpi itu aneh ya.
Kadang dia muncul kayak trailer film horror, kadang kayak drama korea, kadang absurd banget kayak lo jadi kangkung yang bisa nyanyi.
Tapi di balik keanehannya, mimpi tuh sering banget ngasih clue tentang isi hati yang gak kita sadari.
Dan kalau mimpi lo adalah tenggelam di laut… bisa jadi, itu bukan cuma soal “takut air.”
Bisa aja… itu adalah simbol dari perasaan lo yang lagi… overwhelmed.
Bayangin deh, laut itu luas, dalam, dan gak punya batas yang jelas.
Sama kayak hidup, kan?
Kadang kita ngerasa kayak lagi berenang di tengah semua tuntutan, ekspektasi, masalah keluarga, tekanan sosial, dan urusan diri sendiri yang gak kelar-kelar.
Awalnya kita berenang pelan-pelan.
Lama-lama… capek juga.
Dan tanpa sadar… kita tenggelam.
Tenggelam di laut bukan cuma tentang air.
Itu tentang gak bisa napas.
Gak bisa teriak.
Gak tahu arah.
Dan yang paling sedih, gak tahu harus minta tolong ke siapa.

Mimpi tenggelam itu bisa aja cara tubuh dan pikiran bilang,
“Lo udah terlalu banyak mikir, terlalu banyak nanggung, dan lupa buat istirahat.”
Kadang, kita ngerasa harus kuat terus.
Harus bisa.
Harus sanggup.
Padahal siapa sih yang nuntut itu semua selain… diri sendiri?
Kita sibuk banget jadi penolong buat semua orang,
tapi lupa tanya: “Siapa yang nolongin gue?”
Dan saat semua numpuk, ya wajar kalau malamnya muncul jadi mimpi gelap yang bikin dada sesek kayak ditindih bantal basah.
Tapi coba deh lihat dari sisi lain…
Mimpi tenggelam juga bisa jadi alarm.
Tanda dari dalam diri yang pengen lo dengerin.
Mungkin dia bilang, “Lo butuh istirahat.”
Atau, “Lo gak harus kuat terus, kok.”
Atau bahkan, “Saatnya lo ngobrol. Cerita. Jangan dipendam semua.”
Karena kadang, kita tenggelam bukan karena gak bisa berenang,
tapi karena terlalu lama pura-pura bisa.
Dan satu hal yang menarik…
Di banyak kisah spiritual atau budaya, laut itu simbol dari ketidaksadaran—dari hal-hal yang kita simpan paling dalam, paling gak mau kita lihat.
Luka lama.
Kata-kata yang gak pernah kita ucapin.
Marah yang kita pendam.
Tangis yang gak sempat keluar.
Dan saat semua itu numpuk, bawah sadar kita ngirim sinyal lewat mimpi.
Jadi…
Kalau lo mimpi tenggelam,
mungkin itu bukan akhir cerita.
Tapi justru… awal dari proses penyelaman diri.
Karena dari dasar lautlah, kita bisa menemukan harta karun.
Mungkin lo butuh waktu buat ngobrol sama diri sendiri.
Tanya: “Apa yang selama ini gue tahan?”
“Kenapa gue ngerasa sendiri?”
“Siapa yang selama ini gue jaga perasaannya, tapi gue abaikan perasaan gue sendiri?”
Dan tahu gak…
Satu hal paling menyembuhkan dari tenggelam itu…
adalah muncul ke permukaan.
Pelan-pelan.
Gak usah buru-buru.
Sambil tarik napas dalam.
Sambil sadar,
bahwa lo gak sendiri.
Kadang kita lupa,
bahwa minta tolong itu bukan kelemahan.
Justru itu keberanian.
Dan yang kuat, bukan yang gak pernah tenggelam,
tapi yang tahu kapan harus berenang ke atas lagi.
Mimpi tenggelam mungkin kelihatan menakutkan.
Tapi kalau kita mau jujur,
bisa jadi itu adalah momen paling jujur yang dikasih semesta.
Karena mimpi itu, gak pernah bohong.
Dia hanya bercerita…
tentang apa yang kita pendam selama ini.
Akhir kata…
Kalau suatu hari lo mimpi tenggelam lagi,
jangan buru-buru takut.
Tanya dulu ke diri sendiri:
“Apa yang sebenarnya ingin gue dengar, tapi selama ini gue tutup telinga?”
Karena laut gak pernah benar-benar ingin menenggelamkan kita.
Dia cuma pengen kita berhenti sejenak… dan dengar.
Jadi, apa yang lo dengar hari ini… dari dalam laut lo sendiri?
- Penulis: langkahsejati

Saat ini belum ada komentar