Apa Arti Mimpi Menyebrangi Jembatan Roboh?
- account_circle langkahsejati
- calendar_month Rabu, 7 Mei 2025
- visibility 84
- comment 0 komentar

Pernah gak sih, kamu mimpi lagi nyebrang jembatan… tapi jembatannya tiba-tiba roboh? Atau lebih parah lagi, kamu lagi di tengah-tengah, eh… krakkk!… dan kamu terjatuh?
Bangun-bangun rasanya kayak abis marathon. Jantung deg-degan. Keringet dingin. Dan kamu bengong di tempat tidur, mikir:
“Apa arti mimpi ini ya?”
Kita sering ngira mimpi tuh cuma bunga tidur. Tapi kadang, mimpi adalah panggung kecil yang dibikin pikiran bawah sadar kita buat nunjukin sesuatu yang belum kita sadari waktu bangun. Dan jembatan roboh? Itu bukan sekadar efek nonton film action terlalu malam. Itu bisa jadi simbol.
Simbol dari apa?
Transisi.
Coba pikirin lagi, apa yang biasanya dilakukan jembatan?
Menghubungkan dua sisi. Dua tempat. Dua fase.
Jembatan itu kayak metafora dari “perjalanan” kita menuju ke sesuatu yang baru. Bisa tentang pindah kerja, mulai hubungan baru, ngelepas trauma lama, bahkan kadang… berdamai sama diri sendiri.
Dan kalau di mimpi itu jembatannya roboh saat kita sedang nyebrang, mungkin itu sinyal bahwa transisi yang sedang kita jalani tuh terasa berat. Nggak stabil. Ada rasa takut gagal. Takut jatuh. Atau… takut kehilangan pijakan yang selama ini kita anggap aman.
Tapi apa itu berarti buruk?
Nggak selalu.
Mimpi bukan ramalan. Dia lebih mirip notifikasi.
Kayak HP yang kasih tahu: “Hey, ada yang perlu kamu perhatiin nih!”
Kadang kita jalanin hidup dengan autopilot. Bangun, kerja, pulang, tidur. Repeat. Kita gak sadar kalau ada keputusan besar yang udah lama kita hindari. Atau luka lama yang udah waktunya sembuh.
Dan mimpi jembatan roboh itu kayak dorongan kecil yang bilang:
“Kamu harus hadapi ini. Gak bisa terus pura-pura kuat.”
Mungkin kamu lagi ngerasa gak yakin.
Misalnya, kamu baru aja dapat kesempatan kerja yang udah lama kamu pengenin. Tapi bukannya senang, kamu malah diliputi rasa cemas.
“Gue sanggup gak ya?”
“Gue pantes gak sih ada di posisi ini?”
“Gimana kalau ternyata gue gagal?”

Nah… jembatan roboh itu bisa jadi representasi dari rasa tidak percaya diri itu. Kamu ingin menyebrang ke tempat yang lebih baik. Tapi kamu masih ngerasa “jembatan” yang kamu lewatin terlalu rapuh. Dan dalam mimpi, itu jadi nyata. Roboh. Ancur.
Atau mungkin kamu lagi mencoba melupakan seseorang.
Dan kamu udah berusaha keras buat move on. Tapi di dalam hati masih ada bagian yang belum selesai. Yang belum kamu akui.
Jadi walaupun kamu berniat nyebrang ke babak baru, jembatan itu nggak cukup kuat karena kamu masih nyimpen beban dari masa lalu.
Mimpi itu bisa jadi cermin dari ketidaksiapanmu melepas atau melepaskan.
Tapi… bisa juga mimpi itu justru nunjukin keberanian.
Iya, kamu baca bener.
Kalau dalam mimpi kamu tetep nyebrang meski tahu jembatannya roboh… itu bisa berarti kamu lagi dalam fase nekat yang justru dibutuhkan. Kamu sadar risikonya, kamu tahu jalannya sulit, tapi kamu tetep jalan.
Dan jatuhnya bukan berarti gagal.
Kadang kita harus jatuh dulu untuk belajar berdiri dengan cara yang berbeda. Cara yang lebih kuat.
Apa yang bisa kita pelajari dari mimpi ini?
Satu hal:
Setiap mimpi punya cerita. Tapi yang lebih penting adalah gimana kita menanggapinya saat bangun.
Mungkin kita butuh rehat sejenak.
Mungkin kita perlu refleksi.
Atau bisa jadi… kita perlu meyakinkan diri sendiri bahwa walaupun jembatan itu roboh, kita tetap bisa cari jalan lain. Bikin jembatan baru.
Karena pada akhirnya, yang bikin kita sampai ke seberang bukan cuma kuatnya jembatan. Tapi seberapa besar kita percaya pada langkah kita sendiri.
Dan ingat…
Jembatan bisa roboh. Tapi itu bukan akhir cerita.
Itu cuma sinyal bahwa ada sesuatu yang perlu dibenahi.
Mungkin dari luar, mungkin dari dalam.
Dan setiap kali kita bermimpi, kita diberi kesempatan buat mengenali sisi-sisi diri yang selama ini mungkin kita abaikan.
Jadi…
Kalau kamu mimpi nyebrang jembatan yang roboh…
jangan buru-buru takut.
Tapi juga jangan diabaikan.
Tanya ke diri sendiri:
“Lagi ada bagian hidup mana yang gue rasa rapuh?
Apa yang bikin gue ragu buat maju?
Dan… siapa atau apa yang bisa bantu gue membangun jembatan baru dengan fondasi yang lebih kuat?”
Karena hidup bukan soal menghindari jembatan yang goyah.
Tapi soal belajar menyebrangi ketakutan dengan langkah yang penuh keyakinan.
Dan kadang…
mimpi jembatan roboh bukan tentang robohnya.
Tapi tentang kamu yang berani tetap nyebrang, walau semuanya terasa rapuh.
Jadi jangan takut.
Mungkin, kamu justru sedang dalam perjalanan terpenting dalam hidupmu.
- Penulis: langkahsejati

Saat ini belum ada komentar