Kenapa Mimpi Kehilangan Ponsel?
- account_circle langkahsejati
- calendar_month Rabu, 30 Apr 2025
- visibility 78
- comment 0 komentar

Pernah gak sih kamu kebangun dari tidur dengan napas ngos-ngosan cuma gara-gara mimpi… kehilangan ponsel?
Ponsel. Benda kecil yang bahkan kadang lebih sering kita pegang daripada tangan orang yang kita sayang. Yang isinya bukan cuma foto-foto lucu atau chat random, tapi juga kenangan, rahasia, pekerjaan, dan kadang… hidup itu sendiri.
Makanya wajar banget kalau dalam mimpi pun, kehilangan ponsel bisa bikin hati kebat-kebit. Tapi, pernah gak kamu mikir… kenapa sih bisa mimpi kayak gitu? Apakah itu cuma random aja? Atau sebenarnya, ada sesuatu yang mau “dibisikkan” sama alam bawah sadar kita?
Mari kita lihat dari sisi yang berbeda.
Kadang, mimpi kehilangan ponsel itu bukan sekadar tentang benda fisik. Tapi tentang rasa kehilangan koneksi.
Bukan koneksi Wi-Fi ya. Tapi koneksi dengan orang, dengan perasaan, atau bahkan dengan diri kita sendiri.
Ponsel itu simbol komunikasi. Simbol keterhubungan. Ketika dalam mimpi kita kehilangannya, bisa jadi sebenarnya ada bagian dari diri kita yang merasa “terputus”.
Mungkin kamu lagi merasa jauh dari seseorang yang biasanya dekat.
Mungkin kamu lagi ngerasa, kok gue kayak jalan sendiri ya sekarang, tanpa ada yang benar-benar ngerti?
Atau…
mungkin kamu lagi kehilangan arah tentang siapa diri kamu sebenarnya.
Ada masa-masa dalam hidup, di mana kita terlalu sibuk ngejar sesuatu—karier, validasi, cinta—sampai lupa siapa diri kita yang sebenarnya. Dan tanpa sadar, kita kehilangan “ponsel” kita.
Kehilangan jalur komunikasi ke dalam hati sendiri.
Kayak gini contohnya:
Kamu kerja keras siang malam demi dapet pengakuan. Semua orang tepuk tangan. Semua orang bilang, “gila lu keren banget!”
Tapi begitu sendiri, di kamar yang sepi, kamu ngerasa kosong.
Kenapa?
Karena kamu udah lupa caranya ngobrol sama diri sendiri.
Karena kamu kehilangan “sinyal” ke dalam.
Bisa juga mimpi kehilangan ponsel itu tentang rasa takut kehilangan kontrol.

Di dunia nyata, ponsel itu kayak remote control kecil buat hidup kita. Mau pesan makanan? Klik. Mau transfer uang? Klik. Mau curhat? Klik.
Semuanya di genggaman.
Jadi begitu di mimpi ponsel itu hilang, ada rasa panik yang dalam.
Karena ternyata, kita takut banget kalau gak bisa pegang kendali.
Mungkin saat ini, ada bagian dari hidupmu yang bikin kamu merasa gak berdaya.
Pekerjaan?
Hubungan?
Masa depan?
Semua terasa unpredictable, kayak jalan yang berkabut. Dan di saat seperti itu, alam bawah sadar kita “mewujudkan” ketakutan itu dalam bentuk ponsel yang hilang.
Tapi, ada sisi lain yang menarik.
Kadang, mimpi kehilangan ponsel justru tanda bahwa kamu sedang diajak… melepaskan.
Kamu tahu kan rasanya pas kehilangan sesuatu yang kamu pikir gak bisa hidup tanpanya, tapi ternyata… kamu tetap bertahan?
Tetap bernafas.
Tetap berjalan.
Tetap hidup.
Mungkin mimpi itu mau bilang, “Hei, kamu tuh kuat, bahkan tanpa semua ‘alat bantu’ yang kamu pikir penting banget.”
Bahwa kamu tetap punya nilai, walau semua “aksesori” dunia ini hilang.
Bahwa yang esensial itu, bukan apa yang kamu genggam di tangan. Tapi apa yang kamu simpan di hati.
Dan, ya… mimpi kadang adalah cara paling jujur semesta buat ngajak kita ngobrol.
Ngobrol tentang apa yang kita takuti.
Ngobrol tentang apa yang sebenarnya kita butuhkan.
Ngobrol tentang bagian diri yang selama ini kita tutup rapat.
Sama kayak waktu kecil, saat kita ketakutan karena kehilangan mainan favorit. Rasanya dunia runtuh. Tapi setelah beberapa waktu? Kita bisa ketawa lagi, main lagi, jatuh cinta sama mainan baru lagi.
Hidup, ternyata, selalu jalan terus.
Mimpi kehilangan ponsel juga mungkin mau ngasih kita pelajaran itu.
Bahwa kehilangan… bukan akhir dari segalanya.
Bahwa bahkan ketika sesuatu yang penting “hilang”, kita akan tetap menemukan jalan pulang.
Bahkan mungkin, jalan pulang itu lebih terang tanpa beban yang kita kira perlu kita bawa terus.
Jadi… lain kali kalau kamu mimpi kehilangan ponsel, jangan langsung panik.
Tanya dulu ke hati kecilmu:
“Apa yang sebenarnya gue takutkan hilang?”
“Koneksi? Kontrol? Atau… kepercayaan diri gue sendiri?”
Dan setelah itu, tarik napas panjang.
Karena kadang… kehilangan dalam mimpi itu bukan pertanda buruk.
Tapi undangan lembut untuk kembali menyentuh sesuatu yang lebih dalam—yang selama ini mungkin kamu lupakan.
Sinyal itu masih ada.
Cuma kadang, kita perlu kehilangan “ponsel” untuk bisa dengar suara hati kita lagi.
Kalau mau, mau sekalian aku buatkan juga satu artikel lain dengan topik lanjutan seperti “Apa makna mimpi kehilangan benda
- Penulis: langkahsejati

Saat ini belum ada komentar