Apa Arti Mimpi Buang Air Besar di Tempat Umum?
- account_circle langkahsejati
- calendar_month Rabu, 23 Apr 2025
- visibility 77
- comment 0 komentar

Pernah gak sih, kamu kebangun tengah malam dengan detak jantung gak karuan, gara-gara mimpi buang air besar… di tempat umum?
Iya, tempat umum. Di tengah keramaian. Di taman kota. Di halte bus. Di mall.
Gak ada pintu. Gak ada privasi. Dan semua orang ngeliatin.
Malunya bukan main, padahal itu cuma mimpi. Tapi rasa gak enaknya tuh… kebawa sampai bangun tidur.
Tapi pernah gak kamu berhenti sebentar dan nanya ke diri sendiri:
“Kenapa ya, mimpi aneh gini bisa muncul? Emangnya otak gue kenapa?”
Karena sebenarnya, gak ada mimpi yang hadir tanpa sebab. Kadang yang muncul di tidur kita itu, justru cerminan jujur dari hal-hal yang gak berani kita akui waktu bangun.
Termasuk… mimpi yang konyol sekaligus bikin malu kayak buang air besar di depan umum itu.
Coba kita lihat dari sisi yang lain.
Bayangin aja, buang air besar itu kan proses mengeluarkan sesuatu yang gak dibutuhkan lagi dari tubuh. Kotoran. Racun. Hal yang harus dibuang biar kita bisa sehat.
Kalau dimaknai secara simbolik, bisa jadi mimpi itu bukan sekadar adegan random yang menjijikkan, tapi sinyal dari alam bawah sadar:
“Kamu sedang butuh melepaskan sesuatu.”
Entah itu perasaan bersalah. Penyesalan. Rahasia yang lama kamu simpan. Beban pikiran. Atau bahkan… kebiasaan buruk yang selama ini kamu tahan-tahan tapi udah pengen banget kamu “buang.”
Dan kenapa tempatnya di tempat umum?
Nah, ini yang menarik.
Mungkin karena yang ingin kamu buang itu bukan hal sepele. Tapi sesuatu yang selama ini kamu simpan rapat-rapat.
Sesuatu yang kamu takut orang tahu.
Malu. Takut dihakimi. Takut ditolak.
Jadi akhirnya, rasa-rasa itu lari ke alam bawah sadar dan muncul dalam bentuk mimpi.
Dan mimpi itu jadi panggilan halus dari dalam diri:
“Udah ya, berhenti simpan semuanya sendiri. Mungkin sekarang waktunya untuk terbuka.”
Malu itu wajar. Tapi terus nyimpen bisa jadi beban.
Kita hidup di dunia yang suka nge-judge dari penampilan. Dari apa yang kelihatan.
Tapi kita lupa, gak semua orang kuat jalanin hal yang kelihatan biasa-biasa aja di luar, tapi sebenernya ribet banget di dalam.
Mungkin kamu lagi ngerasa kewalahan. Tapi terlalu gengsi buat bilang.
Mungkin kamu pernah salah besar, tapi terlalu takut dimaafkan—karena kamu aja belum bisa maafin diri sendiri.
Atau bisa juga, kamu cuma lagi capek terus-terusan jaga image.
Pura-pura baik-baik aja. Pura-pura kuat.
Padahal dalam hati kamu cuma pengen… istirahat sejenak dan jujur.
Dan mimpi itu, seaneh dan sememalukan apa pun bentuknya, bisa jadi jalan kecil dari tubuh kamu buat bilang:
“Lepasin, gak apa-apa.”

Tapi gimana kalau mimpi itu justru bikin kita tambah takut?
Karena ya, mimpi buang air besar di tempat umum tuh bukan cuma tentang melepaskan.
Kadang, itu juga tentang ketakutan terbesar kita: kehilangan kontrol.
Kita takut gak bisa ngatur hidup. Takut salah langkah. Takut orang tahu kelemahan kita.
Dan ya, di mimpi itu kita kehilangan kendali penuh.
Gak bisa nahan. Gak bisa kabur. Dan semua orang ngeliat.
Itu bisa jadi refleksi dari rasa cemas, rasa gak aman, atau tekanan hidup yang lagi ngumpul semua jadi satu.
Lalu, apa yang bisa kita pelajari dari mimpi seaneh itu?
Kadang hidup ngasih kita cermin dalam bentuk yang gak biasa.
Termasuk lewat mimpi.
Dan meskipun gak semua mimpi harus ditafsirkan secara serius, tapi kalau kamu merasa mimpi itu muncul berulang-ulang, atau meninggalkan rasa gak nyaman yang lama, mungkin ini saatnya kamu kasih waktu buat diri sendiri.
Coba duduk. Tarik napas.
Dan tanya ke hati kecil kamu:
“Apa sih yang sebenarnya lagi pengen gue buang?”
Apakah itu perasaan gak enakan yang kamu simpan terus?
Apakah itu ekspektasi orang lain yang kamu paksain masuk ke hidup kamu?
Atau… mungkin kamu cuma lagi pengen istirahat sebentar dari semua hal yang bikin kamu pura-pura kuat.
Akhir kata, mimpi itu bukan hukuman. Tapi undangan.
Undangan buat lebih jujur ke diri sendiri.
Undangan buat menyadari bahwa kita gak harus selalu baik-baik aja.
Undangan buat tahu bahwa bahkan mimpi paling memalukan pun bisa jadi guru,
kalau kita mau belajar.
Dan kalau suatu saat kamu mimpi aneh lagi, jangan langsung panik.
Jangan langsung mikir yang enggak-enggak.
Karena bisa jadi…
mimpi itu cuma cara halus dari hati kamu buat bilang:
“Udah, kamu gak harus kuat terus kok. Boleh banget ngelepasin apa yang bikin kamu berat.”
Jadi, apa hal yang selama ini kamu tahan-tahan sendiri?
Dan… kapan terakhir kali kamu benar-benar ngerasa lega?
- Penulis: langkahsejati

Saat ini belum ada komentar