Breaking News
light_mode
Trending Tags
Maaf, tidak ditemukan tags pada periode waktu yang ditentukan.
Beranda » Gaya Hidup » Kenapa Saya Mimpi Terbang di Langit?

Kenapa Saya Mimpi Terbang di Langit?

  • account_circle langkahsejati
  • calendar_month Senin, 21 Apr 2025
  • visibility 70
  • comment 0 komentar

Pernah gak sih kamu bangun pagi-pagi, terus masih setengah sadar sambil mikir,
“Tadi malem gue mimpi… terbang.”
Iya, literally terbang. Di langit. Di antara awan. Ringan banget rasanya.
Terus begitu sadar, langsung muncul pertanyaan iseng,
“Ini pertanda apa ya? Apakah gue bakal sukses? Atau jangan-jangan… gue kebanyakan nonton film superhero?”

Tapi coba kita tarik napas sebentar.
Karena bisa jadi, mimpi itu bukan cuma bunga tidur.
Mungkin, itu cermin dari sesuatu yang lebih dalam.

Terbang di langit tuh bukan hal remeh dalam dunia mimpi. Itu simbol. Bukan tentang kamu jadi burung atau Superman, tapi tentang kamu dan kebebasanmu.
Kamu dan keinginan untuk lepas dari sesuatu.
Dari tekanan. Dari ekspektasi. Dari penjara tak terlihat yang mungkin bahkan kamu gak sadar kamu tinggal di dalamnya.

Gini…
Kadang hidup tuh kayak lorong panjang tanpa jendela.
Kita jalan terus, fokus ke depan, sibuk ngejar deadline, target, impian, atau bahkan validasi.
Sampai tanpa sadar, kita kehilangan rasa ringan dalam hidup.
Lupa gimana rasanya bahagia tanpa sebab.
Lupa gimana rasanya jadi diri sendiri tanpa harus menyenangkan siapa pun.

Nah, mimpi terbang mungkin muncul di momen kayak gitu.
Saat hati udah capek tapi gak sempat istirahat.
Saat pikiran pengen teriak, tapi mulut cuma bisa senyum.

Mimpi itu hadir, bukan untuk menakut-nakuti. Tapi mungkin untuk ngasih kode.
“Hey, ada sisi dalam diri lo yang pengen bebas.”
Bebas dari standar.
Bebas dari penilaian.
Bebas dari ‘harus begini’ dan ‘harus begitu’.

Tapi tunggu dulu…
Bukan berarti kalau kamu mimpi terbang, terus harus resign besok, atau langsung buka tenda di gunung sambil nulis puisi.
Gak harus gitu juga.
Kadang mimpi itu cuma ngasih kita jeda.
Ngasih ruang buat mikir.

Mungkin kamu lagi ada di fase hidup yang penuh tekanan.
Mungkin kamu lagi mikir, “Apa iya semua ini buat gue?”
Dan semesta, lewat mimpi itu, bilang:
“Iya, lo berhak bahagia. Lo berhak milih jalan sendiri.”

Terbang di langit dalam mimpi tuh kayak simbol dari potensi yang belum kamu sentuh.
Kamu bisa lebih dari yang kamu pikir.
Bukan karena kamu harus jadi besar atau terkenal, tapi karena kamu layak ngerasa ringan.
Layak ngerasa hidup ini bukan beban.

Atau bisa juga…
Mimpi itu datang karena kamu lagi jatuh cinta.
Iya, yang beneran cinta.
Yang bikin kamu lupa waktu, senyum sendiri, dan ngerasa hidup tuh kayak film romantis tapi gak norak.
Terbang itu rasanya persis kayak jatuh cinta yang tulus.
Ringan. Plong. Gak mikir “besok gimana,” tapi cukup nikmati detik ini.

Atau kamu lagi bersyukur.
Lagi ngerasa, “Gila ya, hidup gue ternyata gak seburuk itu.”
Dan rasa syukur itu meluap lewat mimpi.
Bentuknya ya… kamu terbang.
Melayang di atas dunia, liat semuanya dari atas, dan akhirnya sadar:
“Kadang kita terlalu deket sama masalah, sampe lupa liat betapa kecilnya mereka dari sudut pandang yang lebih tinggi.”

Tapi ya… bisa juga kebalikannya.
Mimpi terbang itu muncul justru karena kamu ngerasa kehilangan kendali.
Kamu terbang, tapi gak tahu arahnya.
Melayang tanpa tujuan.
Kayak balon gas yang lepas dari genggaman.

Dan itu juga valid.
Mungkin kamu lagi bingung.
Lagi dalam fase, “Gue harus ke mana?”
Dan mimpi itu hadir bukan buat bikin kamu panik. Tapi buat ngingetin:
“Lo gak sendiri. Lo cuma perlu arah.”

Kadang kita terlalu keras ke diri sendiri.
Terlalu maksa semua harus jelas sekarang juga.
Padahal, gak semua yang gak pasti itu salah.
Kadang yang kita butuh bukan jawaban, tapi keberanian buat terus jalan.

Akhirnya…
Mimpi terbang itu bisa berarti banyak.
Tergantung kamu lagi di fase hidup yang mana.
Tapi satu hal yang pasti: mimpi itu nunjukin ada sesuatu yang pengen kamu rasain—sesuatu yang lebih luas, lebih bebas, lebih jujur.

Dan mungkin… mimpi itu hadir buat ngasih kamu izin.
Izin buat gak jadi sempurna.
Izin buat istirahat.
Izin buat nyari arah baru.
Izin buat sayang sama diri sendiri lagi.

Karena ya… siapa tahu,
yang selama ini kamu pikir sebagai pelarian,
sebenarnya adalah cara semesta bilang,
“Kamu pantas buat ngerasa ringan.”

Jadi lain kali kalau kamu mimpi terbang,
jangan buru-buru cari tafsir horor atau ramalan aneh-aneh.
Coba duduk sebentar.
Tarik napas.
Tanya ke diri sendiri:
“Apa yang lagi pengen gue lepaskan?”
Karena bisa jadi…
yang kamu butuh bukan sayap,
tapi keberanian buat berhenti menahan diri.

Dan percayalah…
kadang, mimpi itu cuma cara hati kita ngomong
saat mulut kita terlalu sibuk pura-pura kuat.

  • Penulis: langkahsejati

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Apa Arti Mimpi Melihat Matahari Terbit?

    Apa Arti Mimpi Melihat Matahari Terbit?

    • calendar_month Minggu, 11 Mei 2025
    • account_circle langkahsejati
    • visibility 63
    • 0Komentar

    Pernah gak sih lo kebangun pagi-pagi banget, terus inget semalam mimpi lihat matahari terbit? Yang warnanya oranye kemerahan, langitnya masih agak gelap tapi udah mulai terang, dan lo ngerasa… damai aja gitu. Nah, pertanyaannya: kenapa ya mimpi kayak gitu bisa berkesan banget? Apa artinya? Dan kenapa seolah-olah semesta lagi bisikin sesuatu ke hati kita? Kadang […]

  • Apa Arti Mimpi Kehilangan Dompet?

    Apa Arti Mimpi Kehilangan Dompet?

    • calendar_month Minggu, 20 Apr 2025
    • account_circle langkahsejati
    • visibility 71
    • 0Komentar

    Pernah gak sih kamu kebangun dari tidur sambil ngos-ngosan karena mimpi kehilangan dompet? Dompet. Benda kecil yang sering kita sepelekan, tapi begitu ilang, rasanya kayak separuh hidup ikut lenyap. KTP ilang, ATM ilang, SIM ilang, dan yang paling nyesek… duit ilang. Tapi lucunya, saat itu terjadi di mimpi, rasanya tetap nyata. Bangun tidur langsung cek […]

  • Kenapa Habis Cuci Muka Tidak Boleh Pakai Handuk?

    Kenapa Habis Cuci Muka Tidak Boleh Pakai Handuk?

    • calendar_month Kamis, 10 Apr 2025
    • account_circle langkahsejati
    • visibility 88
    • 0Komentar

    Pernah gak sih, kamu habis cuci muka, terus refleks ambil handuk yang tergantung di kamar mandi? Ditepuk-tepuk lah wajah kamu, kadang malah digosok dikit karena buru-buru. Normal kan ya? Karena dari kecil pun diajarinnya gitu. Tapi… pernah gak kamu tanya ke diri sendiri: “Emangnya itu baik ya buat kulit muka gue?” Kadang kita melakukan sesuatu […]

  • Bolehkah Memakai 2 Sabun Cuci Muka? Ini Jawabannya

    Bolehkah Memakai 2 Sabun Cuci Muka? Ini Jawabannya

    • calendar_month Kamis, 10 Apr 2025
    • account_circle langkahsejati
    • visibility 96
    • 0Komentar

    Pernah gak sih… kamu berdiri di depan cermin, tangan udah pegang sabun cuci muka, tapi otakmu mulai debat sendiri? “Yang ini bagus buat pagi, tapi yang satu lagi enak banget dipake malam hari.” “Yang ini ngangkat minyak, tapi yang satu ngelembabin banget.” “Kalau dipakai dua-duanya… kira-kira over gak ya?” Dan akhirnya kamu bengong, ngelihatin dua […]

  • Kenapa Mimpi Terseret Banjir?

    Kenapa Mimpi Terseret Banjir?

    • calendar_month Jumat, 2 Mei 2025
    • account_circle langkahsejati
    • visibility 63
    • 0Komentar

    Pernah gak sih kebangun tengah malam, ngos-ngosan, keringetan, gara-gara mimpi? Apalagi mimpi yang dramatis, kayak mimpi terseret banjir. Air gede, arus deras, kita kebawa, gak bisa ngelawan. Rasanya kayak mau tenggelam, mau hilang. Serem? Banget. Tapi pernah gak coba lihat mimpi itu dari perspektif yang beda? Kenapa sih harus banjir? Kenapa harus diseret? Kalau dipikir-pikir, […]

  • Apa Arti Mimpi Melihat Banyak Kucing?

    Apa Arti Mimpi Melihat Banyak Kucing?

    • calendar_month Sabtu, 26 Apr 2025
    • account_circle langkahsejati
    • visibility 73
    • 0Komentar

    Pernah gak kamu kebangun tengah malam, terus cuma bisa bengong karena baru aja mimpi aneh—banyak kucing muncul di mana-mana? Ada yang lagi tidur di pojok ruangan, ada yang main lompat-lompatan di atas lemari, bahkan ada yang ngeliatin kamu dengan mata bulatnya yang misterius itu. Rasanya nyata banget, tapi pas buka mata… kosong. Gak ada kucing […]

expand_less