Kenapa Mimpi Jatuh dari Tempat Tinggi?
- account_circle langkahsejati
- calendar_month Minggu, 20 Apr 2025
- visibility 91
- comment 0 komentar

Pernah gak, tengah malam kamu kaget dan langsung duduk di kasur karena mimpi lagi jatuh dari tempat tinggi? Rasanya kayak detik-detik terakhir hidup, jantung berdegup kencang, badan dingin, lalu… bangun. Dan yang tersisa cuma satu kata: “Hah?”
Lucunya, mimpi ini tuh umum banget. Hampir semua orang pernah ngalamin. Tapi, pernah gak sih kita mikir, kenapa sih mimpi kayak gitu bisa muncul? Emangnya otak kita lagi ngapain? Atau… sebenernya ada yang lagi coba dikasih tau ke kita?
Mari kita tarik napas sebentar. Lalu coba lihat mimpi ini bukan dari sisi “mistis” atau “tanda-tanda buruk”, tapi dari sisi yang lebih… manusiawi.
Jatuh, Tapi Bukan Sekadar Jatuh
Mimpi jatuh dari ketinggian sering banget dikaitkan sama rasa kehilangan kendali. Iya, kayak kamu lagi ada di momen hidup yang rasanya gak pasti. Entah itu soal karier yang mulai gak jelas arahnya, hubungan yang makin hari makin asing, atau ekspektasi hidup yang ternyata… gak segampang yang dibayangkan.
Mungkin secara gak sadar, kamu lagi ngerasa “jatuh”—bukan dari tebing beneran, tapi dari harapan yang kamu bangun tinggi-tinggi.
Kadang kita ngerasa udah berusaha keras. Udah lari kenceng, nanjak sekuat tenaga. Tapi pas sampai di atas, eh, dunia bilang: “Belum waktunya.” Dan kita pun, jatuh.
Apa yang Kita Takutkan, Kadang Gak Terucap
Coba jujur sama diri sendiri. Kapan terakhir kali kamu benar-benar bilang, “Gue takut gagal”? Kapan terakhir kamu ngaku bahwa kamu ngerasa gak cukup?
Kita sering banget nyembunyiin rasa takut itu rapet-rapet. Di balik senyum. Di balik caption motivasi. Tapi saat kita tidur, ketika otak udah gak bisa lagi ngontrol perasaan… semua muncul dalam bentuk mimpi.
Mimpi jatuh itu kadang adalah bentuk jeritan dari diri sendiri. Yang selama ini nahan. Yang selama ini pura-pura kuat. Yang sebenarnya cuma pengen istirahat sebentar dan bilang, “Gue capek.”

Gagal Itu Bukan Akhir, Tapi Tanda Bahwa Kamu Berani Coba
Kalau kita mikir lagi, yang pernah jatuh itu justru orang-orang yang berani naik. Berani nyoba. Berani pasang target tinggi. Berani berharap.
Dan jatuh, bukan berarti kamu lemah. Tapi justru bukti bahwa kamu cukup kuat buat melangkah keluar dari zona nyaman.
Banyak orang gak pernah jatuh… karena mereka gak pernah manjat. Gak pernah nyoba naik. Gak pernah ngambil risiko. Tapi kamu? Kamu pernah jatuh, karena kamu pernah berani.
Jadi, kalau kamu mimpi jatuh, mungkin bukan karena kamu gagal. Tapi karena kamu lagi diajak buat sadar bahwa kamu sedang ada di fase penting. Fase belajar. Fase yang bikin kamu ngerti arti “bangkit”.
Mimpi Gak Datang Buat Nakut-nakutin
Kadang kita bangun dari mimpi kayak gitu sambil mikir, “Jangan-jangan ini pertanda buruk.” Tapi, tunggu dulu. Gak semua mimpi harus ditakuti. Mimpi itu kayak cermin. Dia nunjukkin ke kita bagian diri yang selama ini kita abaikan.
Mungkin kamu lagi butuh waktu untuk rehat. Mungkin kamu lagi butuh pelan-pelan. Mungkin kamu udah terlalu keras sama diri sendiri dan sekarang… tubuh kamu ngasih sinyal buat lebih sayang sama diri.
Dan ya, gak semua hal harus dikejar sampai mati-matian. Kadang, pelan itu bukan berarti lambat. Tapi berarti sadar. Sadar bahwa hidup bukan tentang cepat-cepet sampai, tapi tentang gak kehilangan arah.
Jatuh Bukan Berarti Sendirian
Satu hal lagi. Kalau kamu mimpi jatuh, dan ngerasa sendirian saat itu, percayalah… kamu gak sendiri.
Banyak orang di luar sana yang juga lagi ngerasain “jatuh” versi mereka sendiri. Ada yang jatuh karena gagal dapet kerja impian. Ada yang jatuh karena cinta gak dibalas. Ada yang jatuh karena merasa selalu kurang dari ekspektasi orang tua.
Dan itu semua valid. Gak ada yang lebay. Gak ada yang harus malu.
Kita semua manusia. Kita semua pernah jatuh.
Yang penting adalah, setelah jatuh, kita pelan-pelan belajar untuk bangun. Mungkin gak langsung lari lagi. Tapi cukup berdiri, liat sekitar, dan bilang ke diri sendiri: “Gue masih di sini. Dan itu cukup.”
Akhirnya, Mimpi Itu Cuma Pengingat
Kalau suatu malam kamu mimpi jatuh dari tempat tinggi, jangan buru-buru panik. Duduk. Tarik napas. Tanyakan ke diri sendiri: “Bagian mana dari hidup gue yang sekarang lagi terasa gak aman?”
Mungkin itu soal rasa percaya diri. Mungkin itu soal hubungan yang udah gak seimbang. Mungkin itu soal mimpi yang belum kesampaian dan kamu mulai ragu.
Apa pun itu, kamu gak harus buru-buru jawab. Tapi dengan menyadari pertanyaannya aja, kamu udah satu langkah lebih dekat ke arah pemahaman diri.
Karena kadang, yang bikin kita mimpi jatuh, bukan karena kita lemah. Tapi karena alam bawah sadar tahu: kita udah terlalu lama berpura-pura kuat.
Dan satu-satunya cara untuk beneran jadi kuat… adalah dengan mengakui bahwa kita juga manusia.
Jadi kalau kamu jatuh—dalam mimpi atau dalam hidup—gak apa-apa. Yang penting, jangan lupa bangun lagi. Pelan-pelan aja. Gak usah buru-buru. Karena kamu… masih punya jalan panjang ke depan.
- Penulis: langkahsejati

Saat ini belum ada komentar