Breaking News
light_mode
Trending Tags
Maaf, tidak ditemukan tags pada periode waktu yang ditentukan.
Beranda » Kesehatan » Apakah Baik Mencuci Muka Hanya dengan Air?

Apakah Baik Mencuci Muka Hanya dengan Air?

  • account_circle langkahsejati
  • calendar_month Kamis, 17 Apr 2025
  • visibility 86
  • comment 0 komentar

Pernah gak sih kamu iseng mikir, kenapa ya kita selama ini selalu disuruh beli sabun muka, facial wash, cleanser segala macem? Emangnya gak cukup ya cuci muka pake air doang? Kan air itu alami, gak ada bahan kimia, gak bikin kulit iritasi. Harusnya malah lebih sehat dong?

Tapi coba bayangin, suatu hari kamu pulang dari luar. Naik motor, nembus debu, kena asap, polusi, belum lagi keringat dan minyak di wajah yang udah kayak timbunan emosi abis kena macet. Terus sampai rumah… kamu cuma bilas muka pake air doang. Kayak nyuci piring habis makan rendang cuma disiram air. Bisa? Bisa. Bersih? Ya enggak juga.

Tapi tunggu dulu, ini bukan soal salah atau benar, pake atau gak pake sabun. Ini lebih dari sekadar itu. Ini soal niat. Soal kenapa kita milih sesuatu, bukan cuma apa yang kita pilih.

Mungkin kamu pernah ketemu orang yang dengan bangganya bilang, “Gue udah gak pake sabun muka bertahun-tahun, cuma air aja.”
Dan kita langsung: “Wah, natural banget. Skin goals sih.”

Tapi pernah gak kamu pikir, mungkin dia bukan sekadar pengen terlihat minimalis atau alami. Mungkin dia udah melewati fase ribet skincare, nyoba ini itu, ngeluarin uang segini-gitu, dan akhirnya balik lagi ke yang paling dasar. Air. Sesuatu yang gak neko-neko. Yang gak janji bikin glowing instan. Tapi juga gak bikin kulit stres.

Atau bisa jadi… dia sedang belajar mendengar tubuhnya sendiri. Mungkin kulitnya memang lebih suka yang sederhana. Mungkin dia merasa, selama ini dia terlalu keras sama dirinya. Selalu pengen tampil perfect. Dan sekarang, dia pengen berdamai. Mulai dari hal yang kecil. Kayak mencuci muka hanya dengan air.

Tapi bukan berarti itu cocok buat semua orang. Karena kalo kita mau jujur, air itu memang lembut, tapi dia juga terbatas. Dia bisa menghapus keringat, tapi gak ampuh buat minyak dan sisa sunscreen. Apalagi makeup. Kecuali kamu emang gak pakai apa-apa seharian dan cuma di rumah doang. Ya, mungkin air cukup.

Sama kayak hubungan.
Kadang cukup kasih perhatian. Tapi kadang juga butuh komunikasi yang lebih. Penjelasan. Validasi. Dan effort ekstra. Air itu ibarat perhatian. Tapi sabun, itu kayak usaha buat benar-benar mengerti dan membersihkan luka yang tak terlihat.

Lucu ya, ternyata kebiasaan kecil seperti mencuci muka aja bisa mencerminkan cara kita memperlakukan diri sendiri. Ada yang memilih pakai produk lengkap karena mereka merasa itu bentuk self-love. Ada juga yang memilih air saja karena mereka ingin hidup lebih mindful. Gak ada yang salah. Selama itu datang dari hati.

Masalahnya kadang bukan di air atau sabunnya. Tapi di ekspektasi dan tekanan sosial yang numpang lewat. Yang bilang, “Kalau mau cakep harus ini itu,” atau “Jangan terlalu ribet, natural lebih baik.”
Padahal, siapa yang tahu kebutuhan kulit kita selain kita sendiri?

Kalau kamu lagi suka cuci muka pake sabun, nikmati. Tapi kalau suatu hari kamu cuma pengen bilas muka dengan air dingin sambil tarik napas panjang, ya gak apa-apa juga. Karena di balik kesederhanaan air, ada makna menerima. Menerima bahwa gak semua hal harus kompleks. Bahwa kadang, cukup itu cukup.

Tapi disclaimer ya…
Kalau kamu habis lari-lari, pakai sunscreen tebal, atau kerja seharian di luar ruangan, lalu kamu cuma bilas muka pake air—jangan kaget kalau pori-pori komplain. Karena seperti halnya hubungan yang dibiarkan tanpa dibersihkan, kulit juga bisa marah kalau kita terlalu cuek.

Mencuci muka hanya dengan air itu bisa baik. Tapi baiknya relatif. Tergantung siapa kamu, bagaimana aktivitasmu, dan apa yang kulitmu butuhkan.

Jadi sebelum kita nge-judge orang yang sabun mukanya tiga macam atau justru gak punya sabun muka sama sekali, coba tanya ke diri sendiri:

“Apakah gua tahu apa yang kulit dia butuhkan?
Atau gua cuma ngomentarin karena gua pengen ngerasa lebih benar?”

Sama kayak orang yang ulang tahun dirayain besar-besaran, atau justru memilih untuk menyendiri dan merenung. Sama kayak yang suka dandan full glam tiap hari, atau yang nyaman dengan bare face. Semua itu pilihan. Semua itu proses.

Dan dalam urusan sekecil cuci muka pun, kadang kita bisa belajar tentang hal yang lebih besar:
Mengenal diri. Menerima perbedaan. Menghargai niat.

Karena yang terlihat sederhana, belum tentu tanpa makna.
Dan yang terlihat rumit, belum tentu tanpa alasan.

Jadi, apakah baik mencuci muka hanya dengan air?
Jawabannya mungkin gak sesederhana “ya” atau “tidak”.

Tapi satu hal yang pasti:
Baik atau tidaknya, tergantung dari seberapa dalam kamu mengenal kulitmu. Dan seberapa jujur kamu mendengar apa yang dia butuhkan.

 

 

 

  • Penulis: langkahsejati

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Apa Arti Mimpi Melihat Orang Sakit?

    Apa Arti Mimpi Melihat Orang Sakit?

    • calendar_month Minggu, 25 Mei 2025
    • account_circle langkahsejati
    • visibility 60
    • 0Komentar

    Pernah gak sih kamu bangun tidur dengan perasaan gak enak… karena dalam mimpi kamu lihat seseorang yang kamu kenal—atau bahkan yang kamu sayang—terbaring sakit? Entah di rumah sakit, di atas ranjang dengan selang infus, atau cuma pucat dan lemah duduk di kursi. Tapi rasanya nyata. Terlalu nyata. Sampai-sampai kamu sempat ngecek HP pagi-pagi buat pastiin: […]

  • Apa Arti Mimpi Dikejar Orang Tak Dikenal?

    Apa Arti Mimpi Dikejar Orang Tak Dikenal?

    • calendar_month Sabtu, 24 Mei 2025
    • account_circle langkahsejati
    • visibility 71
    • 0Komentar

    Pernah gak sih, kamu tidur nyenyak-nyenyaknya… lalu tiba-tiba bermimpi dikejar-kejar sama seseorang yang bahkan kamu gak kenal? Rasanya campur aduk: panik, takut, dan anehnya… capek pas bangun. Kayak habis sprint muter satu kompleks. Nah, yang menarik dari mimpi semacam ini bukan cuma soal “kenapa bisa mimpi begitu”, tapi justru tentang: apa sih yang sebenarnya sedang […]

  • Apa Arti Mimpi Bermain di Taman Bermain?

    Apa Arti Mimpi Bermain di Taman Bermain?

    • calendar_month Selasa, 6 Mei 2025
    • account_circle langkahsejati
    • visibility 73
    • 0Komentar

    Pernah gak sih kamu mimpi main ayunan di taman? Atau naik perosotan, jungkat-jungkit, sambil dengerin suara anak-anak tertawa lepas di sekelilingmu? Sekilas, mimpi kayak gitu tuh kelihatan sepele. Lucu, imut, bahkan mungkin terasa menggelikan. Tapi kalau dipikir-pikir lagi… Mimpi itu bisa jadi punya arti yang lebih dalam daripada sekadar nostalgia masa kecil. Karena coba deh […]

  • Apa Arti Mimpi Melihat Jenazah?

    Apa Arti Mimpi Melihat Jenazah?

    • calendar_month Minggu, 20 Apr 2025
    • account_circle langkahsejati
    • visibility 167
    • 0Komentar

    Pernah gak sih kamu kebangun tengah malam, keringat dingin, napas ngos-ngosan, cuma gara-gara mimpi lihat jenazah? Bukan cuma sekilas, tapi jelas. Kamu lihat bentuknya, wajahnya, bahkan mungkin kamu kenal siapa dia. Dan pas bangun, kamu ngerasa aneh. Gelisah. Kayak ada yang berat banget nempel di dada. Pertanyaannya sekarang: apa arti mimpi itu? Apakah pertanda buruk? […]

  • Apa Arti Mimpi Menangis Keras?

    Apa Arti Mimpi Menangis Keras?

    • calendar_month Rabu, 23 Apr 2025
    • account_circle langkahsejati
    • visibility 69
    • 0Komentar

    Pernah gak sih, kamu mimpi lagi nangis sejadi-jadinya?  Yang sampai dada sesak, mata bengkak, dan suara serak—padahal kamu lagi tidur. Pas bangun, rasanya masih berat. Kayak habis lari jauh bawa beban, tapi yang capek bukan kaki, melainkan hati. Mimpi kayak gitu tuh sering bikin kita bertanya-tanya. “Kenapa ya aku bisa sampai segitunya dalam mimpi?” “Emangnya […]

  • Apa Cara Terbaik untuk Mencuci Muka?

    Apa Cara Terbaik untuk Mencuci Muka?

    • calendar_month Jumat, 11 Apr 2025
    • account_circle langkahsejati
    • visibility 75
    • 0Komentar

    Pernah gak sih, loh mikir, kenapa kita harus cuci muka? Maksud gue, ini aktivitas yang udah jadi rutinitas banget. Bangun tidur, cuci muka. Habis kerja, cuci muka. Mau tidur, cuci muka lagi. Tapi pernah gak loh duduk sebentar, lihat diri di cermin, dan bertanya: “Gue ini lagi bersihin muka… atau sebenernya lagi ngeluarin beban hidup […]

expand_less