Breaking News
light_mode
Trending Tags
Maaf, tidak ditemukan tags pada periode waktu yang ditentukan.
Beranda » Kesehatan » Apakah Setelah Cuci Muka Harus Dilap Pakai Tisu?

Apakah Setelah Cuci Muka Harus Dilap Pakai Tisu?

  • account_circle langkahsejati
  • calendar_month Kamis, 17 Apr 2025
  • visibility 74
  • comment 0 komentar

Pernah gak kita mikir…
Kenapa sih habis cuci muka tuh kebanyakan orang langsung buru-buru ambil tisu?
Atau handuk.
Atau baju ujung lengan.
Pokoknya yang penting muka kering.

Padahal, pernah gak kita berpikir…
Kenapa sih harus langsung dilap?
Emangnya air di wajah tuh ancaman yang harus dihapus secepatnya?
Atau itu cuma kebiasaan yang turun temurun, tanpa pernah dipertanyakan?

Sama kayak waktu kecil kita disuruh makan harus habis.
Alasannya? “Nanti nasinya nangis.”
Kita nurut, kita ikutin… tapi gak pernah benar-benar paham kenapa.

Dan sekarang, di depan cermin kamar mandi, kita ulangi hal yang sama:
Cuci muka, lap, selesai.

Tapi…
Gimana kalau ternyata cara kita melap wajah setelah cuci muka itu…
bisa berdampak lebih besar dari yang kita kira?

Wajah kita itu bukan meja makan

Kita tuh kadang memperlakukan wajah kayak barang.
“Basa? Lap. Beres.”
Padahal wajah itu punya perasaan. Punya struktur. Punya pertahanan alami.

Waktu kita mencuci muka, apalagi pakai sabun, kulit udah cukup kerja keras buat jaga keseimbangan.
Lalu ketika selesai, kita gosok pakai tisu.
Diseret, ditekan, kadang malah kasar.
Dan kita pikir: ya kan biar kering.

Tapi pernah gak kita bayangin…
Kalau yang kita lap itu bukan permukaan meja, tapi bagian tubuh yang tipis, sensitif, dan punya sistem pertahanan sendiri?

Kulit wajah tuh ibaratnya kayak kaca jendela rumah.
Kalau kena hujan, gak usah langsung diseka kencang.
Cukup diusap pelan, atau malah dibiarkan kering sendiri…
karena kadang, yang perlu itu bukan ‘kering’, tapi ‘tenang’.

Kenapa tisu bisa jadi masalah?

Tisu itu dibuat untuk sekali pakai.
Tapi bukan berarti semua tisu cocok buat wajah.

Tisu makan, tisu toilet, tisu dapur—semuanya beda.
Dan sayangnya, banyak dari kita gak peduli.
Yang penting: ada tisu. Langsung dilap.

Padahal, tisu biasa itu punya tekstur kasar yang gak kelihatan.
Bisa bikin gesekan. Bisa mengiritasi kulit.
Dan kalau kamu tipe yang kulitnya sensitif, reaktif, atau gampang merah,
bisa-bisa bukannya wajah bersih, malah muncul jerawat atau kemerahan.

Belum lagi, partikel tisu yang kadang tertinggal.
Kecil sih, tapi bisa masuk pori-pori, bikin sumbatan, dan akhirnya jadi masalah.

Jadi bukan berarti tisu itu jahat.
Tapi kalau kamu gak hati-hati memilih dan menggunakannya…
dia bisa jadi penyebab dari masalah yang kamu gak ngerti kenapa terus balik lagi.

Lalu… harus gimana?

Simpel.
Kalau kamu tetap mau lap wajah setelah cuci muka, pilih opsi yang paling ramah.

Pakai handuk khusus wajah, yang halus dan bersih.
Tapi ingat: handuk itu kayak teman dekat—harus dijaga.
Gak bisa satu buat semua. Jangan pakai handuk badan buat muka.
Dan cuci rutin. Karena handuk yang lembap dan jarang dicuci itu ladang bakteri.

Atau lebih baik lagi, coba teknik air-dry.
Setelah cuci muka, cukup tepuk-tepuk pelan pakai tangan bersih.
Atau biarkan air mengering sendiri di wajah.

Mungkin kesannya aneh, apalagi kalau kamu buru-buru mau pakai skincare.
Tapi justru kondisi wajah yang masih lembap itu ideal untuk menyerap produk perawatan.

Kulit lembap = skincare lebih maksimal.
Kulit terlalu kering = skincare malah susah menyerap.

Jadi, pelan-pelan kita mulai ubah mindset.
Gak semua yang basah harus buru-buru dikeringkan.

Kadang, membiarkan sesuatu apa adanya,
itu bentuk perawatan terbaik.

Tapi aku udah biasa pakai tisu dan gak pernah masalah…

Dan itu bagus.
Tapi seperti yang sering terjadi dalam hidup:
yang gak jadi masalah hari ini, bisa jadi masalah besok.

Kita mungkin belum ngerasain efeknya sekarang.
Tapi kulit punya memori.
Dan apa yang kita lakukan hari ini,
bakal jadi jejak di masa depan.

Kayak orang yang selama ini kelihatan sehat walau sering begadang dan makan sembarangan,
tiba-tiba kena alarm tubuh di usia 40-an.

Jadi bukan soal dramatis.
Ini soal menyayangi dengan sadar.
Karena semakin kita ngerti tubuh kita,
semakin kita bisa kasih dia perlakuan yang pantas

Akhir kata…

Hal sekecil melap wajah, ternyata bisa nyimpan makna yang dalam.
Bukan cuma soal kebersihan. Tapi soal kesadaran.

Kita gak selalu harus kering.
Kadang kita cuma perlu tenang.

Dan kita gak perlu buru-buru memperbaiki apa pun yang terasa “berbeda”.
Karena basah bukan berarti salah.
Dan diam bukan berarti lemah.

Jadi, lain kali habis cuci muka…
coba berhenti sebentar.

Lihat wajahmu di cermin.
Biarkan airnya menetes perlahan.
Rasakan ademnya.
Dan sadari, bahwa itu bukan hanya ritual membersihkan,
tapi momen kecil untuk menyapa diri sendiri:

“Hai, kamu udah bertahan sejauh ini. Terima kasih ya.”

Dan siapa sangka,
kebiasaan sederhana seperti gak buru-buru lap wajah dengan tisu…
bisa jadi langkah pertama menuju versi terbaik dari dirimu.

  • Penulis: langkahsejati

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Apa Arti Mimpi Menangis Keras?

    Apa Arti Mimpi Menangis Keras?

    • calendar_month Rabu, 23 Apr 2025
    • account_circle langkahsejati
    • visibility 69
    • 0Komentar

    Pernah gak sih, kamu mimpi lagi nangis sejadi-jadinya?  Yang sampai dada sesak, mata bengkak, dan suara serak—padahal kamu lagi tidur. Pas bangun, rasanya masih berat. Kayak habis lari jauh bawa beban, tapi yang capek bukan kaki, melainkan hati. Mimpi kayak gitu tuh sering bikin kita bertanya-tanya. “Kenapa ya aku bisa sampai segitunya dalam mimpi?” “Emangnya […]

  • Apa Makna Mimpi Melihat Aurora?

    Apa Makna Mimpi Melihat Aurora?

    • calendar_month Rabu, 14 Mei 2025
    • account_circle langkahsejati
    • visibility 86
    • 0Komentar

    Pernah nggak kamu mimpiin sesuatu yang cantik banget, sampai pas bangun kamu masih ngerasa takjub? Salah satunya: mimpi melihat aurora. Iya, aurora—cahaya warna-warni yang muncul di langit malam kutub. Padahal kamu tinggal di Bekasi, dan belum pernah ke Alaska. Tapi mimpi kamu bisa seindah itu. Pertanyaannya: itu cuma bunga tidur, atau ada makna tersembunyi? Karena […]

  • Apa Arti Mimpi Dicium Seseorang?

    Apa Arti Mimpi Dicium Seseorang?

    • calendar_month Sabtu, 26 Apr 2025
    • account_circle langkahsejati
    • visibility 112
    • 0Komentar

    Pernah gak sih kamu bangun pagi dengan perasaan aneh? Dada sedikit sesak, senyum mengembang samar-samar, tapi juga bingung. Soalnya kamu baru aja mimpi… dicium seseorang. Entah itu orang yang kamu kenal, mantan yang udah lama hilang kabar, atau bahkan orang asing yang mukanya aja samar-samar. Dan yang lebih bikin kepikiran: kenapa harus mimpi itu? Apakah […]

  • Apa Arti Mimpi Melihat Banyak Bintang Jatuh?

    Apa Arti Mimpi Melihat Banyak Bintang Jatuh?

    • calendar_month Kamis, 8 Mei 2025
    • account_circle langkahsejati
    • visibility 80
    • 0Komentar

    Pernah gak sih lo lagi tidur, terus tiba-tiba kebangun karena mimpi yang… indah sekaligus bikin mikir? Misalnya lo lagi berdiri di padang yang luas, langitnya gelap, tapi tenang. Lalu satu per satu, bintang-bintang jatuh dari langit. Bukan satu dua, tapi banyak. Kayak pesta kembang api, tapi lebih sunyi, lebih sakral. Bangun-bangun lo langsung mikir: “Wah, […]

  • Kenapa Mimpi Kehilangan Anak?

    Kenapa Mimpi Kehilangan Anak?

    • calendar_month Selasa, 6 Mei 2025
    • account_circle langkahsejati
    • visibility 73
    • 0Komentar

    Pernah gak kamu mimpi kehilangan anak? Bangun-bangun, dada sesak, napas terburu, dan mata nyari-nyari ke samping tempat tidur buat pastiin si kecil masih ada. Dan pas dia kelihatan lagi tidur pulas, rasanya pengen langsung meluk seerat mungkin, seolah dunia barusan kasih peringatan yang bikin jantung nyaris copot. Tapi… pernah gak kamu coba mikir dari sudut […]

  • Apa Arti Mimpi Ditolak Cinta oleh Seseorang?

    Apa Arti Mimpi Ditolak Cinta oleh Seseorang?

    • calendar_month Senin, 26 Mei 2025
    • account_circle langkahsejati
    • visibility 74
    • 0Komentar

    Pernah gak sih… kamu bangun tidur dengan dada sesak, perasaan campur aduk, dan hati kayak habis diremuk pelan-pelan? Ternyata, cuma mimpi. Tapi rasanya? Nyata banget. Dan yang lebih nyebelin lagi, di mimpi itu… kamu ditolak. Cinta kamu ditolak sama seseorang yang (bahkan mungkin) kamu gak pernah nyatain apa-apa ke dia di dunia nyata. Kenapa sih […]

expand_less