Apa Arti Mimpi Melihat Jenazah?
- account_circle langkahsejati
- calendar_month Kamis, 29 Mei 2025
- visibility 79
- comment 0 komentar

Pernah gak sih kamu mimpi lihat jenazah, terus bangun tidur rasanya aneh?
Dada masih sesak, pikiran belum sepenuhnya sadar, tapi bayangan mimpi itu masih jelas. Ada tubuh terbujur kaku, ada rasa duka, mungkin juga rasa takut yang gak kamu ngerti dari mana datangnya.
Pertanyaannya: kenapa kita bisa mimpi kayak gitu?
Dan apa artinya?
Karena jujur aja, saat mimpi itu datang, sebagian dari kita langsung panik.
“Jangan-jangan ini pertanda buruk?”
“Ada yang akan pergi?”
“Apakah ini tentang kematian yang sesungguhnya?”
Padahal… mungkin mimpi itu bukan tentang kematian.
Tapi tentang kehidupan yang sedang kita jalani.
Sama kayak saat kamu lagi bersih-bersih kamar, tiba-tiba nemu barang lama. Foto, surat, atau benda kecil yang ternyata masih nyimpen banyak kenangan. Rasanya campur aduk: senang, sedih, haru. Tapi yang jelas, kamu jadi mikir.
Mikir tentang apa yang udah lewat.
Tentang apa yang pernah hidup, dan sekarang udah nggak sama lagi.
Mimpi melihat jenazah pun kadang begitu.
Bisa jadi itu adalah simbol dari sesuatu yang udah “berakhir” dalam hidup kita.
Mungkin ada bagian dari diri kita yang pelan-pelan kita matikan—karena kita gak mau inget lagi.
Mungkin rasa percaya yang dulu pernah penuh, sekarang udah gak ada.
Atau harapan yang pernah kita punya, kini tinggal abu.
Mimpi itu, bisa jadi, adalah cara alam bawah sadar kita bilang:
“Ada hal yang belum kamu ikhlaskan.”
Bisa tentang hubungan.
Bisa tentang pekerjaan.
Bisa juga tentang versi lama dari dirimu sendiri—yang sekarang sudah kamu kubur dalam-dalam.
Dan kadang, kita gak sadar. Kita pikir, semua baik-baik aja.
Kita jalani hari demi hari, sibuk dengan rutinitas.
Tapi di dalam hati, ada luka yang belum sembuh.
Ada kesedihan yang masih diam-diam duduk di pojokan.
Dan malam, saat semuanya sunyi, mimpi datang sebagai pengingat.

Tapi tunggu dulu, gak semua mimpi jenazah itu soal kehilangan.
Ada juga yang datang sebagai pertanda bahwa kamu lagi tumbuh.
Iya, tumbuh.
Karena setiap proses bertumbuh pasti punya sisi “kehilangan”.
Kamu harus ninggalin zona nyaman.
Harus pisah dari pola lama.
Harus berani melepas yang gak sehat, walau itu bikin kamu takut.
Mimpi jenazah bisa jadi adalah gambaran bahwa kamu sedang dalam masa transisi.
Meninggalkan yang dulu, menuju yang baru.
Dan seperti halnya pemakaman, proses itu butuh tangis, butuh waktu, dan butuh penerimaan.
Tapi setelahnya? Akan ada ruang kosong yang bisa kamu isi dengan sesuatu yang lebih bermakna.
Kita terlalu sering takut sama simbol kematian.
Padahal… kematian itu bukan selalu tentang hilangnya nyawa.
Tapi bisa juga tentang berakhirnya satu fase, supaya fase lain bisa mulai.
Kamu inget gak waktu kamu pindah rumah?
Ada rasa kehilangan, kan?
Bukan cuma soal bangunan, tapi tentang kenangan, tentang suasana, tentang rutinitas yang udah kamu hafal.
Tapi setelah pindah, kamu mulai adaptasi.
Mulai nemuin hal-hal baru.
Mulai ngebangun cerita lagi dari nol.
Begitu juga dengan mimpi jenazah.
Bisa jadi, itu adalah “pindahan” emosional yang sedang kamu jalani.
Dan tubuhmu cuma lagi nyoba kasih sinyal lewat mimpi.
Dan jangan lupakan satu hal penting: mimpi juga bisa datang sebagai cermin dari rasa takut terdalam.
Takut kehilangan.
Takut ditinggalkan.
Takut sendiri.
Kalau kamu lagi dalam fase penuh kecemasan, mimpi seperti ini bisa jadi cara pikiranmu menyuarakan ketakutan itu.
Bukan ramalan.
Tapi refleksi.
Dan justru dengan kamu sadar akan hal itu, kamu jadi lebih punya kendali.
Kamu bisa mulai menyembuhkan.
Bisa mulai merangkul bagian dari dirimu yang selama ini kamu jauhi.
Jadi, lain kali kalau kamu mimpi melihat jenazah, jangan buru-buru takut.
Coba tanya ke diri sendiri:
“Apa yang sedang aku lepaskan dalam hidup ini?”
“Apa yang belum aku ikhlaskan?”
“Atau… apa yang sedang aku tumbuhkan?”
Karena bisa jadi, itu bukan tentang akhir.
Tapi tentang awal yang sedang terbentuk secara diam-diam.
Dan mungkin…
itu adalah cara semesta ngajak kamu bicara,
dalam bahasa yang cuma bisa kamu pahami lewat keheningan mimpi.
Pada akhirnya, mimpi adalah ruang rahasia yang penuh simbol.
Dan setiap simbol, hanya bisa dimaknai sepenuhnya oleh orang yang menjalaninya.
Jadi…
sebelum kamu sibuk cari tafsir mimpi dari luar,
coba tanya dulu ke dalam dirimu sendiri:
Apa yang sedang kamu rasakan?
Apa yang belum selesai?
Apa yang ingin kamu mulai?
Karena sering kali…
arti dari mimpi bukan tentang apa yang kamu lihat saat tidur.
Tapi tentang apa yang sedang kamu pendam saat bangun.
- Penulis: langkahsejati

Saat ini belum ada komentar