Apa Makna Mimpi Berada di Tempat Asing?
- account_circle langkahsejati
- calendar_month Jumat, 16 Mei 2025
- visibility 65
- comment 0 komentar

Pernah gak sih kamu mimpi lagi jalan di tempat yang gak kamu kenal sama sekali? Bukan cuma sekadar jalan-jalan ke kota yang beda, tapi bener-bener asing. Entah di gang sempit dengan bangunan aneh, atau di ruangan luas yang nggak ada ujungnya. Kadang warnanya suram, kadang malah terlalu terang sampai bikin silau. Pokoknya, tempat itu terasa… bukan milik kita.
Pertanyaannya: kenapa ya bisa mimpi kayak gitu?
Kita sering kali bangun dari mimpi semacam itu dengan rasa bingung. Bukan takut, bukan senang juga. Tapi kayak, “Kok tadi gue ada di mana, ya?”
Nah, mungkin sebelum buru-buru cari arti mimpi di Google, kita bisa mulai dari sini:
Apa yang sebenarnya sedang terjadi dalam hidup kita?
Mimpi berada di tempat asing bisa jadi bukan tentang tempatnya. Tapi tentang rasa yang lagi kamu simpan diam-diam. Rasa gak nyaman. Rasa kehilangan arah. Atau mungkin… rasa ingin keluar dari zona nyaman.
Coba bayangin deh, kamu lagi jalan hidup yang selama ini kamu anggap biasa. Rutinitas, kerjaan, relasi, semuanya “baik-baik aja”. Tapi suatu malam kamu mimpi lagi di tempat yang kamu gak kenal. Sendirian. Tanpa peta. Tanpa teman.
Bukankah itu bisa jadi gambaran dari kondisi batin kamu yang sebenarnya?
Mungkin hati kamu lagi bilang: “Eh, ini jalan hidup masih cocok gak ya sama gue?”
Mungkin batin kamu sedang merasa: “Gue udah terlalu lama di tempat yang gak bikin berkembang, nih.”
Atau bahkan… bisa jadi itu alarm dari dalam diri yang bilang, “Waktunya lo bergerak.”
Sama kayak hidup—kadang kita emang gak sadar kalau udah terlalu lama nyaman di tempat yang sebenarnya bikin kita stagnan.
Kayak air yang diem terus di ember, lama-lama juga keruh.
Dan mimpi berada di tempat asing, bisa aja jadi refleksi dari keinginan kita yang paling dalam:
Keinginan untuk mencoba sesuatu yang baru.
Keinginan untuk pergi dari apa yang selama ini kita tahan.
Keinginan untuk ‘pulang’ ke diri sendiri, meskipun jalannya harus muter jauh dulu.

Tapi, gak semua mimpi tempat asing itu berarti kamu harus pindah kota, resign, atau ganti hidup total. Kadang, itu cuma sinyal kecil aja—bahwa ada bagian dari dirimu yang butuh diajak ngobrol.
Bagian yang kamu pendam.
Bagian yang kamu abaikan karena terlalu sibuk mikirin apa kata orang.
Atau bagian yang diam-diam ngerasa sendirian, walaupun kamu dikelilingi banyak orang.
Pernah gak kamu mimpi berada di tempat asing, tapi anehnya… justru tenang?
Rasanya kayak damai. Padahal kamu gak tahu itu di mana.
Nah, itu juga bisa jadi makna bahwa kamu sedang siap menjelajahi babak baru dalam hidupmu.
Dan meskipun jalannya belum jelas, hatimu udah cukup berani buat melangkah.
Karena kadang, yang kita butuhkan bukan arah yang pasti. Tapi keberanian untuk terus jalan, walau belum tahu tujuannya.
Dan percaya… bahwa setiap langkah, seaneh dan seseram apapun tempatnya, pasti ada pelajaran yang menunggu.
Kita terlalu sering ingin semua jelas. Maunya semua terang. Semua pasti.
Padahal, justru di tempat asing itulah kita belajar hal-hal yang selama ini gak pernah kita sadari.
Belajar tentang kesabaran.
Tentang adaptasi.
Tentang mendengarkan suara hati.
Dan yang paling penting: belajar untuk kenal lagi sama diri sendiri.
Kadang, kita baru sadar siapa diri kita… justru saat kita jauh dari apa yang biasa kita lihat.
Saat kita ada di tempat asing.
Sendiri.
Tanpa template.
Tanpa ekspektasi.
Dan di sanalah, versi kita yang paling jujur muncul.
Makanya, mimpi kayak gitu tuh sebenarnya bukan pertanda buruk.
Justru bisa jadi titik balik.
Titik dimana kamu bisa mulai bertanya:
“Selama ini gue hidup karena keinginan sendiri, atau karena harus?”
“Selama ini jalan yang gue pilih, benar-benar jalan gue, atau cuma warisan ekspektasi orang lain?”
“Selama ini… gue beneran ‘ada’, atau cuma ‘mengikuti’?”
Kita semua pernah berada di tempat asing—baik di mimpi, maupun dalam hidup nyata.
Dan kadang, itu adalah satu-satunya cara semesta bilang:
“Hey, mungkin sekarang saatnya lo mulai dengerin isi hati lo.”
Bukan suara orang lain.
Bukan standar yang dipasang dari luar.
Tapi suara kecil yang udah lama kamu matikan.
Jadi, lain kali kalau kamu mimpi lagi berada di tempat yang asing, jangan buru-buru takut.
Coba peluk dulu rasa asing itu.
Karena bisa jadi…
itu adalah cara hati kamu ngajak ngobrol:
“Ayo pulang.”
Pulang ke diri sendiri.
Pulang ke versi kamu yang paling jujur.
- Penulis: langkahsejati

Saat ini belum ada komentar