Apa Arti Mimpi Melihat Salju Turun?
- account_circle langkahsejati
- calendar_month Sabtu, 10 Mei 2025
- visibility 84
- comment 0 komentar

Aku masih ingat betul malam itu. Hawa kamar begitu biasa saja—hangat khas tropis, suara kipas angin bergemuruh pelan di pojok ruangan. Tapi dalam mimpiku, semuanya berubah drastis. Langit mendung, angin menggigit, dan salju turun perlahan menutupi bumi. Putih. Sepi. Dingin. Tapi anehnya, tenang.
Begitu bangun, aku cuma bisa duduk bengong sambil bertanya, “Apa sih artinya mimpi melihat salju? Apa itu pertanda sesuatu?”
Mimpi itu memang cuma bunga tidur, tapi sering kali, bunga tidur tumbuh dari akar yang dalam. Emosi, ingatan, bahkan sesuatu yang belum sempat kita sadari sepenuhnya.
Salju: Lambang Kedamaian atau Kesepian?
Banyak orang bilang, salju itu indah. Putih, bersih, damai. Dalam mimpi, suasana salju sering dikaitkan dengan ketenangan batin, seperti hati yang sedang tak diganggu kekacauan dunia. Mungkin saat kamu bermimpi melihat salju turun, jiwamu sedang mencari ketenangan. Atau malah, kamu sudah menemukannya diam-diam, tanpa kamu sadari.
Tapi ada juga sisi lain dari salju: dingin, sunyi, beku. Beberapa orang mengartikan mimpi salju sebagai simbol dari rasa kesepian. Ada emosi yang tertahan, tidak bisa keluar. Seperti air yang membeku jadi es, kadang kita pun menahan sesuatu terlalu lama. Mungkin kesedihan, mungkin amarah, atau mungkin cinta yang tak terucap.
Awal Baru yang Diselimuti Dingin
Salju juga kerap dianggap sebagai simbol awal yang baru. Seperti kertas kosong yang siap ditulis, tanah yang tertutup salju memberikan permukaan bersih—siap untuk dimulai kembali. Mimpi ini bisa saja datang saat kamu sedang butuh titik balik. Saat semuanya terasa kacau dan kamu ingin sekali memulai dari awal.
Pernah gak kamu merasa begitu? Ingin dihapus saja semua yang terjadi, lalu memulai lagi seakan belum pernah jatuh? Nah, mungkin mimpi itu hadir bukan sebagai pertanda, tapi sebagai pelukan dari alam bawah sadar. Memberi tahu, “Hei, kamu boleh kok mulai lagi.”

Salju di Tengah Tantangan
Kalau dalam mimpi kamu melihat gunung bersalju, itu bisa jadi lambang tantangan. Gunung tinggi, licin, penuh salju, artinya ada tujuan yang ingin kamu capai, tapi jalannya tidak mudah. Mungkin kamu sedang berjuang keras—di pekerjaan, di hubungan, atau dalam hal menerima diri sendiri. Salju dalam konteks ini bukan halangan, tapi ujiannya. Sesuatu yang harus kamu taklukkan untuk melihat pemandangan di puncak sana.
Saat Salju Mulai Mencair
Ada juga mimpi yang memperlihatkan salju mencair. Menetes pelan, menghilang jadi air, lalu mengalir pergi. Ini bisa jadi simbol dari perubahan. Dari hal-hal yang tadinya beku, kini mulai mencair dan bergerak. Bisa jadi kamu mulai sembuh dari luka lama, mulai berdamai dengan kesalahan masa lalu, atau perlahan membuka hati untuk hal-hal baru.
Salju yang mencair juga memberi harapan. Bahwa tak ada yang abadi, termasuk masa-masa sulit.
Tafsir Spiritual: Antara Rezeki dan Peringatan
Dalam tafsir klasik, terutama menurut pandangan ulama seperti Syekh Abdul Ghani Al-Nabulsi, salju bisa berarti datangnya rezeki, kesembuhan, atau manfaat besar. Tapi makna ini juga bisa berubah tergantung waktu kemunculannya. Jika dalam musim yang wajar, maka ia menjadi kabar baik. Tapi kalau muncul di musim yang ganjil, itu bisa jadi peringatan. Mungkin ada sesuatu yang datang terlalu cepat atau terlambat dari seharusnya.
Jadi, Apa Arti Mimpi Itu Buatmu?
Setiap orang punya tafsirnya sendiri, karena setiap orang punya cerita hidup yang berbeda. Mimpi melihat salju turun bisa jadi hanya kilasan, bisa juga cermin dari perasaan terdalam yang tak sempat kamu ucapkan. Kadang kita terlalu sibuk menjalani hari, sampai lupa bahwa diri kita sedang menjerit atau mungkin sedang diam-diam memeluk damai.
Jadi, coba ingat lagi. Saat kamu melihat salju turun dalam mimpi, apa yang kamu rasakan? Tenang? Sedih? Takut? Atau justru bahagia?
Kadang bukan gambarnya yang penting, tapi rasa yang menyertainya.
Kalau kamu baru saja bermimpi tentang salju, jangan buru-buru mencari jawaban pasti. Mungkin mimpi itu cuma datang untuk mengingatkan bahwa kamu manusia—yang sesekali juga butuh tenang, butuh awal baru, atau sekadar butuh didengar… bahkan oleh dirimu sendiri.
Ingin aku buatkan artikel mimpi lainnya juga?
- Penulis: langkahsejati

Saat ini belum ada komentar