Apa Makna Mimpi Terkena Banjir Bandang?
- account_circle langkahsejati
- calendar_month Jumat, 9 Mei 2025
- visibility 76
- comment 0 komentar

Pernah gak sih, kamu mimpi banjir bandang? Yang airnya tiba-tiba datang dari segala arah, deras, bising, dan bikin panik. Semua yang ada di sekitarmu hanyut. Rumah, kendaraan, bahkan orang-orang yang kamu kenal, terlihat kecil dan tak berdaya diterjang derasnya arus.
Dan pas bangun, rasanya kayak… sesak. Bingung. Khawatir.
“Ini mimpi pertanda apa ya? Kenapa harus banjir bandang segala?”
Tapi sebelum buru-buru googling: “arti mimpi buruk menurut primbon” atau “pertanda mimpi air bah dalam Islam”, coba deh tarik napas sebentar.
Terus tanya ke diri sendiri:
“Mungkin bukan soal banjirnya… tapi soal apa yang lagi aku rasain akhir-akhir ini?”
Karena kadang, mimpi bukan datang buat menakut-nakuti. Tapi buat ngasih sinyal. Ngasih ruang ke kita untuk menengok apa yang sedang bergejolak di dalam hati.
Sama kayak banjir bandang dalam mimpi, di dunia nyata pun banjir itu gak pernah datang perlahan. Dia tiba-tiba muncul, dan langsung meluluhlantakkan semuanya. Dan uniknya… banjir itu gak selalu disebabkan oleh hujan deras. Kadang karena tanggul yang jebol. Atau sungai yang mampet. Atau bahkan karena kita sendiri yang terlalu menumpuk sampah dan mengabaikan aliran air yang harusnya lancar.
Nah, bisa jadi mimpi banjir bandang itu simbolik banget. Tentang emosi yang numpuk. Tentang hal-hal yang kita pendam terus-terusan sampai akhirnya meledak tanpa kontrol.
Mungkin selama ini kita ngerasa baik-baik aja. Tapi ternyata banyak yang kita telan bulat-bulat:
• Rasa kecewa yang gak sempat dikeluarin
• Amarah yang ditahan karena takut merusak suasana
• Luka lama yang belum sempat sembuh, tapi dipaksa buat “udah lupain aja”
Dan akhirnya, semua itu ngumpul. Nyari jalan keluar. Lalu tumpah dalam bentuk mimpi banjir bandang.

Mimpi ini bukan pertanda bahwa sesuatu yang buruk akan terjadi. Tapi bisa jadi alarm yang berbunyi karena jiwa kita udah gak kuat lagi nahan beban.
Sama kayak rumah yang hancur diterjang air dalam mimpi itu… mungkin sebenarnya itu adalah lambang dari batas diri kita yang mulai runtuh.
Mungkin kita udah terlalu lama “baik-baik aja” di luar, tapi berantakan banget di dalam.
Makanya penting banget buat jujur ke diri sendiri.
Bukan cuma soal sedih, tapi juga soal marah. Soal takut. Soal kecewa.
Karena yang gak kita akui, biasanya akan balik dalam bentuk mimpi yang mengganggu.
Tapi jangan salah… mimpi banjir bandang juga bisa jadi pertanda baik.
Bukan dalam arti “baik” yang nyaman. Tapi “baik” yang menyakitkan di awal, namun menyelamatkan di akhir.
Karena banjir juga membersihkan.
Air yang datang meluap itu gak cuma menghancurkan, tapi juga menghapus jejak-jejak lama.
Kadang mimpi ini datang justru saat kita sedang dalam proses pembersihan diri—dari relasi yang toksik, dari kebiasaan buruk, atau dari zona nyaman yang udah gak sehat lagi buat dipertahankan.
Dan, ya… pembersihan itu memang gak nyaman.
Sama seperti air bah, dia akan menyeret apapun yang udah gak layak ada di tempatnya.
Tapi setelahnya, tanah jadi subur. Ruang jadi bersih.
Dan kita bisa mulai lagi, dari awal, dengan versi diri yang lebih kuat.
Pernah gak sih kamu lihat seseorang yang tiba-tiba ngelepas semua yang dia punya?
Kerjaan yang nyaman, hubungan yang udah lama, gaya hidup yang mapan…
Terus dia mulai lagi dari nol.
Orang-orang mungkin komentar: “Ngapain sih, buang-buang yang udah enak?”
Padahal mereka gak tahu, mungkin selama ini dia udah ‘banjir’ di dalam.
Dan keputusan itu bukan impulsif, tapi bentuk dari proses yang panjang.
Mimpi banjir bandang bisa jadi kayak gitu.
Dia bukan ancaman, tapi panggilan untuk membersihkan, melepaskan, dan memulai.
Tapi… gak semua mimpi bisa ditafsir mentah-mentah.
Karena mimpi, sama seperti niat orang lain, gak bisa kita pahami sepenuhnya dari permukaan.
Yang paling tahu kenapa mimpi itu datang ya diri kita sendiri.
Kita yang tahu beban apa yang lagi kita pikul.
Kita yang tahu luka mana yang belum sembuh.
Dan kita juga yang tahu kapan waktunya mulai menyembuhkan.
Makanya, daripada sibuk cari “arti mimpi menurut kitab ini itu”,
mungkin lebih bijak kalau kita duduk sebentar, tutup mata, dan tanya ke diri sendiri:
“Apa yang selama ini aku tahan, sampai akhirnya muncul dalam bentuk banjir di mimpi?”
Akhir kata, kalau kamu pernah mimpi banjir bandang, jangan langsung takut.
Tapi juga jangan langsung abaikan.
Coba jadikan itu momen refleksi.
Bisa jadi itu bukan tentang hal buruk yang akan datang,
tapi tentang hal-hal yang harus kamu lepaskan agar kamu bisa bertumbuh.
Karena kadang…
yang terlihat menakutkan di awal,
adalah pintu menuju versi terbaik dari dirimu yang belum sempat muncul.
Dan siapa tahu, banjir yang kamu lihat dalam mimpi,
sebenarnya adalah bentuk cinta dari semesta,
yang ingin kamu bersih-bersih dulu…
sebelum dikasih hadiah yang lebih besar.
Apakah kamu pernah mimpi seperti itu?
- Penulis: langkahsejati

Saat ini belum ada komentar