Breaking News
light_mode
Trending Tags
Maaf, tidak ditemukan tags pada periode waktu yang ditentukan.
Beranda » Gaya Hidup » Kenapa Mimpi Kehilangan Anak?

Kenapa Mimpi Kehilangan Anak?

  • account_circle langkahsejati
  • calendar_month Selasa, 6 Mei 2025
  • visibility 73
  • comment 0 komentar

Pernah gak kamu mimpi kehilangan anak?
Bangun-bangun, dada sesak, napas terburu, dan mata nyari-nyari ke samping tempat tidur buat pastiin si kecil masih ada.
Dan pas dia kelihatan lagi tidur pulas, rasanya pengen langsung meluk seerat mungkin, seolah dunia barusan kasih peringatan yang bikin jantung nyaris copot.

Tapi… pernah gak kamu coba mikir dari sudut pandang yang lain?

Kenapa sih mimpi kayak gitu bisa muncul?
Apakah ini pertanda? Atau cuma ilusi acak dari otak yang kebanyakan pikiran?

Kadang, mimpi kehilangan anak bukan soal kehilangan itu sendiri.
Tapi lebih ke arah:
“Apa yang sebenarnya belum selesai dari hubungan kita dengan anak?”

Mungkin kita lagi ngerasa bersalah.
Karena beberapa hari terakhir sibuk banget kerja dan gak sempet ngobrol, apalagi main bareng.
Atau kita lagi merasa gak cukup baik sebagai orang tua.
Atau bisa jadi… kita lagi takut.
Takut suatu saat dia pergi, dewasa, punya dunianya sendiri, dan gak lagi butuh kita kayak sekarang.

Karena kehilangan dalam mimpi… seringnya cuma cerminan dari kekhawatiran yang belum pernah kita ucapkan.
Dan anak—dalam mimpi itu—bisa jadi simbol dari sesuatu yang sangat kita sayangi, yang kita takut akan hilang.

Kayak ketika ada orang bermimpi kehilangan anak padahal dia belum punya anak.
Aneh ya?
Tapi bisa jadi itu bukan soal “anak secara literal”, tapi soal harapan, mimpi, atau bagian dari dirinya sendiri yang pernah dia jaga, tapi kini terasa menjauh.
Bisa jadi itu simbol dari proyek yang dia perjuangkan tapi kini terasa gagal.
Atau hubungan yang dulu begitu indah tapi sekarang sudah tidak utuh lagi.

Mimpi itu bukan ramalan.
Tapi bisa jadi cermin—yang memperlihatkan apa yang selama ini kita pendam dan coba kita anggap “gak apa-apa”.

Dan kadang…
Kita terlalu sering bilang “gak apa-apa”, sampai lupa kalau hati kita tuh gak bisa dibohongin.
Akhirnya, yang gak kita ungkap di dunia nyata, munculnya di mimpi.

Coba deh bayangin…
Kalau hari ini kamu mimpi kehilangan anakmu, dan kamu bangun dalam keadaan panik,
bukannya langsung nyari tafsir di internet yang isinya bikin tambah resah,
gimana kalau kamu berhenti sejenak, dan tanya ke diri sendiri:

“Apakah aku sudah cukup hadir buat dia?”
“Apakah ada bagian dalam diri yang merasa bersalah?”
“Atau justru… apakah ada rasa takut kehilangan yang belum pernah aku akui?”

Kadang, mimpi itu bukan ancaman.
Tapi pengingat.

Pengingat bahwa waktu kita sama mereka—anak-anak kita—gak akan selamanya seperti ini.
Hari ini mereka masih nyamperin ke kamar buat minta dipeluk.
Masih nempel kayak perangko kalau lagi nonton bareng.
Masih cerita hal-hal remeh kayak “Mama, aku lihat semut gendong makanan loh!”

Tapi nanti?
Akan ada masanya kita yang nyamperin kamar mereka dan mereka bilang,
“Ma, aku lagi sibuk. Nanti ya…”

Jadi, kalau kamu mimpi kehilangan anak,
mungkin itu bukan tentang kehilangannya.
Tapi tentang betapa berharganya waktu bersamanya.
Tentang rasa takut yang selama ini gak kita sadari.
Tentang keinginan untuk bisa lebih dekat, lebih hangat, dan lebih hadir lagi.

Mimpi itu unik.
Kadang terasa nyata banget, padahal cuma terjadi dalam beberapa detik.
Tapi rasanya bisa nempel seharian, bahkan berhari-hari.

Tapi justru dari mimpi itu, kita bisa belajar sesuatu:
Tentang hubungan.
Tentang kasih sayang.
Tentang kerentanan kita sebagai manusia yang sayang banget tapi gak berani ngomong.

Karena kehilangan dalam mimpi… seringnya bukan tentang “kehilangan”.
Tapi tentang “betapa takutnya kita kehilangan sesuatu yang sangat berarti.”

Dan kalau ditarik lebih dalam lagi,
kadang itu adalah alarm.
Alarm buat lebih sadar.
Alarm buat lebih menghargai.
Alarm buat bilang,
“Aku mau lebih ada buat kamu.”

Tapi ya… mimpi tetap mimpi.
Gak perlu ditakuti.
Gak perlu dibawa sampai jadi beban.
Tapi juga gak perlu langsung dilupakan begitu saja.

Karena mimpi yang bikin kamu nangis,
bisa jadi adalah cermin dari hal-hal yang paling kamu pedulikan.

Dan kalau hari ini kamu masih bisa peluk anakmu,
masih bisa denger suara tawanya,
masih bisa bilang “Mama sayang kamu”…
Maka mimpi itu bukanlah malapetaka.

Tapi kesempatan.
Untuk lebih hadir.
Lebih sadar.
Dan lebih menghargai apa yang kamu miliki hari ini.

Jadi…
Daripada sibuk cari arti mimpi di luar sana,
kenapa gak mulai dari sini:
dari perasaan yang kamu rasain waktu kamu bangun.
Dari air mata yang jatuh,
dan dari detak jantung yang sempat berdegup kencang.

Karena bisa jadi, itu bukan tentang mimpi kehilangan anak.
Tapi tentang betapa dalamnya cinta yang kamu punya.
Dan betapa berharganya setiap detik bersamanya.

 

 

 

  • Penulis: langkahsejati

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kenapa mimpi berada di kuburan?

    Kenapa mimpi berada di kuburan?

    • calendar_month Kamis, 24 Apr 2025
    • account_circle langkahsejati
    • visibility 69
    • 0Komentar

    Pernah gak sih kamu bangun tidur sambil mikir, “Kenapa tadi gue mimpi ada di kuburan, ya?” Rasanya tuh nggak enak. Dingin. Hening. Dan jujur, agak bikin was-was. Tapi coba deh, sebelum buru-buru nyari tafsir yang serem-serem di internet, kita tarik napas dulu… dan pikirin: Apa sih sebenarnya yang bikin mimpi itu muncul? Mungkin, tanpa kita […]

  • Apa Efek Sering Mencuci Muka?

    Apa Efek Sering Mencuci Muka?

    • calendar_month Selasa, 8 Apr 2025
    • account_circle langkahsejati
    • visibility 77
    • 0Komentar

    Pernah gak sih kepikiran, kenapa kita suka banget cuci muka? Kayak, baru bangun tidur—cuci muka. Baru pulang dari luar—cuci muka. Abis makan yang berminyak—cuci muka. Bahkan pas lagi galau pun, kadang kita ke kamar mandi dan… ya, cuci muka. Tapi pernah gak kita berhenti sebentar dan mikir: “Sebenernya, kalau terlalu sering cuci muka, itu baik […]

  • Apa Makna Mimpi Melihat Orang Hamil?

    Apa Makna Mimpi Melihat Orang Hamil?

    • calendar_month Selasa, 27 Mei 2025
    • account_circle langkahsejati
    • visibility 80
    • 0Komentar

    Pernah gak sih kamu bangun tidur lalu bengong, karena mimpi tadi malam rasanya terlalu nyata? Apalagi kalau mimpinya tentang hal-hal yang nggak biasa, misalnya… kamu lihat seseorang yang lagi hamil. Entah itu teman lama, tetangga, atau bahkan orang asing yang gak kamu kenal. Dan tiba-tiba kamu mikir: “Apa ya arti dari mimpi itu?” Nah, daripada […]

  • Pernah nggak sih kamu mikir, kenapa kita cuci muka?

    Pernah nggak sih kamu mikir, kenapa kita cuci muka?

    • calendar_month Selasa, 15 Apr 2025
    • account_circle langkahsejati
    • visibility 85
    • 0Komentar

    Maksudku, iya sih, buat bersihin wajah. Tapi… itu aja? Cuma sekadar buang kotoran dan sisa minyak? Atau… ada makna lain di balik rutinitas kecil itu? Karena jujur aja, banyak dari kita yang asal cuci muka—asal basah, asal ada busa, asal wangi. Udah. Padahal, wajah itu kan gerbang pertama dari diri kita. Tempat semua ekspresi muncul. […]

  • Apa Makna Mimpi Menghadiri Pesta Ulang Tahun?

    Apa Makna Mimpi Menghadiri Pesta Ulang Tahun?

    • calendar_month Kamis, 29 Mei 2025
    • account_circle langkahsejati
    • visibility 91
    • 0Komentar

    Pernah gak, kamu bangun tidur lalu mendadak senyum-senyum sendiri karena mimpi semalam? Bukan karena ketemu idola, bukan juga karena mimpi jadi kaya mendadak… tapi karena kamu mimpi hadir di pesta ulang tahun. Aneh ya? Padahal kamu gak ulang tahun, gak ada undangan juga. Tapi di mimpi itu, kamu datang. Ada balon warna-warni, kue tart besar, […]

  • Apa Arti Mimpi Berada di Atas Gunung?

    Apa Arti Mimpi Berada di Atas Gunung?

    • calendar_month Rabu, 14 Mei 2025
    • account_circle langkahsejati
    • visibility 112
    • 0Komentar

    Pernahkah kamu bermimpi berada di atas gunung? Mungkin saat bangun tidur, kamu merasa sedikit bingung. Kenapa bisa ada gunung dalam mimpi? Apa sih sebenarnya makna di baliknya? Atau mungkin kamu langsung bertanya-tanya, apakah ada yang lebih dalam dari sekadar pemandangan indah yang kamu lihat saat itu? Gunung seringkali dipandang sebagai simbol kekuatan, keteguhan, dan perjalanan […]

expand_less