Apa Arti Mimpi Melihat Kereta Api Tabrakan?
- account_circle langkahsejati
- calendar_month Sabtu, 3 Mei 2025
- visibility 81
- comment 0 komentar

Pernah gak, kamu mimpiin hal yang bikin deg-degan setengah mati?
Misalnya… kamu berdiri di peron, angin sore meniup pelan, tiba-tiba dari kejauhan dua kereta api melaju ke arah yang sama—dan boom! Tabrakan. Suara benturannya keras. Asap membubung. Orang-orang panik. Dan kamu cuma bisa berdiri kaku, gak tahu harus ngapain.
Pas bangun tidur, rasanya aneh. Dada masih sesak. Nafas belum stabil. Dan kamu mikir: Ini mimpi apaan sih? Kenapa harus kereta? Kenapa harus tabrakan?
Nah… mungkin saat itu kamu belum tahu, tapi mimpi yang kelihatannya “random” itu kadang justru datang pas kamu lagi gak sadar bahwa hidup kamu sedang melaju terlalu cepat.
Sama kayak kereta.
Cepat. Terjadwal. Gak bisa berhenti sembarangan.
Dan kalau ada dua kereta yang menuju arah berlawanan di jalur yang sama, hasilnya bisa fatal. Kayak hidup kita saat dua kepentingan besar bertabrakan. Mungkin antara ambisi dan keluarga. Atau antara keinginan dan kenyataan. Atau bahkan antara ego dan cinta.
Mimpi melihat kereta tabrakan, bisa jadi adalah metafora dari konflik besar yang lagi kamu pendam diam-diam. Bukan soal tabrakan beneran. Tapi tentang dua “kekuatan” yang gak bisa kompromi.
Mungkin kamu lagi di persimpangan antara terus ngejar karier sampai gak punya waktu buat siapa-siapa, atau mundur selangkah demi jaga hubungan yang selama ini udah mulai retak.
Atau kamu lagi galau berat karena prinsip hidup kamu mulai digoyang realita. Dulu kamu yakin banget mau hidup idealis, sekarang uang bulanan aja kurang.

Dan tubuh kamu tahu. Hati kamu tahu.
Tapi kadang pikiran kita terlalu sibuk menyibukkan diri, sampai sinyal dari dalam itu gak sempat diproses. Akhirnya, muncullah mimpi. Lewat simbol. Lewat bahasa bawah sadar.
Tabrakan.
Karena ada yang sedang saling hantam di dalam diri kamu.
Kita suka mikir mimpi buruk tuh pertanda jelek. Padahal kadang, itu cuma cara paling jujur dari alam bawah sadar buat bilang: “Hei, lo udah kebanyakan ngelawan arah.”
Bukan karena kamu salah. Tapi karena ada yang belum kamu selesaikan. Belum kamu hadapi. Belum kamu beri waktu untuk ditanya: “Maunya apa sih sebenarnya?”
Kita gak selalu sadar kalau kita ini kayak kereta juga. Punya tujuan. Punya jalur. Tapi kadang kita maksa jalan di jalur orang lain, atau malah ngebut terus tanpa mikir, siapa tahu di ujung sana ada sesuatu yang lebih penting: rambu peringatan.
Dan tau gak?
Mimpi tentang kecelakaan kereta api juga bisa muncul ketika kamu ngerasa kehilangan kontrol dalam hidupmu. Segalanya terasa udah ditakdirin. Seolah kamu cuma penumpang di kereta yang gak bisa belok.
Bangun pagi, kerja. Pulang, capek. Weekend, scroll medsos. Ulang lagi.
Hidup jadi kayak rel. Lurus. Tapi hampa.
Dan mimpi itu bisa jadi cara hati kamu buat bilang: “Eh, ini masih hidup lo lho. Bukan hidup orang lain. Jangan cuma ngikutin arus.”
Kadang kita terlalu keras nge-judge mimpi.
“Oh, ini pasti pertanda sial.”
“Oh, jangan-jangan ada yang mau kejadian.”
“Oh, jangan-jangan gue bakal celaka.”
Padahal bisa aja…
Mimpi itu bukan ramalan. Tapi refleksi.
Bukan peringatan akan masa depan. Tapi pengingat dari masa kini.
Bahwa ada sesuatu di hidup kamu yang lagi nunggu disadari. Yang butuh perhatian.
Mungkin hati kamu capek banget, tapi kamu terus maksa senyum.
Mungkin kamu lagi rindu sesuatu, tapi pura-pura gak peduli.
Atau mungkin kamu sadar bahwa kamu lagi kehilangan arah… tapi gengsi buat mengakuinya.
Dan mimpi itu datang bukan buat nakut-nakutin,
tapi buat ngajak kamu berhenti sebentar,
dan tanya ke diri sendiri:
“Gue lagi jalan di rel yang bener gak, ya?”
Tapi tentu aja… mimpi tetaplah mimpi.
Jangan juga kita jadi parno dan overthinking tiap habis tidur.
Kadang, mimpi memang cuma efek dari film yang semalam kamu tonton, atau obrolan random sore tadi.
Tapi kalau mimpi itu muncul berulang-ulang, dan rasanya nancep banget sampai kebawa seharian…
Mungkin itu bukan sekadar bunga tidur.
Mungkin itu pesan dari diri kamu yang paling jujur.
Bagian dari kamu yang udah capek jadi “penumpang”, dan pengen mulai jadi “masinis” lagi.
Akhir kata…
Sebelum kamu buru-buru buka Google dan ngetik: “arti mimpi kereta tabrakan menurut primbon jawa,”
coba duduk tenang sebentar…
Tarik napas.
Dan jujur aja ke diri sendiri:
“Apakah hidup gue lagi saling bertabrakan?
Apakah ada dua jalur yang gak bisa gue jalanin sekaligus?
Dan kalau iya…
mana yang lebih penting buat gue?”
Karena sering kali…
yang bikin hidup kita kacau bukan karena takdir,
tapi karena kita maksa dua hal jalan bareng di rel yang sama.
Dan mungkin… mimpi itu bukan mau nakutin,
tapi mau nyelametin.
Kalau kamu cukup berani buat dengerin.
- Penulis: langkahsejati

Saat ini belum ada komentar