Breaking News
light_mode
Trending Tags
Maaf, tidak ditemukan tags pada periode waktu yang ditentukan.
Beranda » Gaya Hidup » Kenapa Mimpi Terseret Banjir?

Kenapa Mimpi Terseret Banjir?

  • account_circle langkahsejati
  • calendar_month Jumat, 2 Mei 2025
  • visibility 62
  • comment 0 komentar

Pernah gak sih kebangun tengah malam, ngos-ngosan, keringetan, gara-gara mimpi?
Apalagi mimpi yang dramatis, kayak mimpi terseret banjir.
Air gede, arus deras, kita kebawa, gak bisa ngelawan. Rasanya kayak mau tenggelam, mau hilang.
Serem? Banget.

Tapi pernah gak coba lihat mimpi itu dari perspektif yang beda?
Kenapa sih harus banjir? Kenapa harus diseret?

Kalau dipikir-pikir, banjir itu kan simbol kekuatan besar. Sesuatu yang datangnya gak bisa kita kontrol. Mau sekuat apa pun kita berenang, kalau arusnya kenceng, tetap aja kita kewalahan.

Mungkin… mimpi terseret banjir itu bukan sekadar horor iseng yang lewat di otak pas kita tidur.
Mungkin itu cermin.
Cermin tentang apa yang lagi kita rasain.

Kebanyakan orang yang mimpi kayak gini, biasanya lagi ada di fase hidup yang… overwhelming.
Terlalu banyak hal datang sekaligus.
Terlalu banyak perubahan.
Terlalu banyak beban.
Kayak hidup tuh narik kita ke segala arah, dan kita cuma bisa pasrah dibawa.

Banjir di mimpi itu mungkin kayak perasaan yang kita pendam selama ini.
Marah, sedih, kecewa, takut—yang kita pikir udah kita kubur rapat-rapat.
Padahal, makin ditekan, makin numpuk.
Dan akhirnya, dia tumpah.
Kayak air bah.

 

Kadang kita merasa kuat.
Senyum di depan orang, kerja seperti biasa, bercanda seolah gak ada apa-apa.
Tapi hati kecil kita tahu, ada sesuatu yang berat banget.
Ada sesuatu yang gak beres.
Dan malam hari, pas semua topeng kita lepas, mimpi itu muncul.
Nunjukin realita yang sebenarnya:
Kita lagi kelelahan.
Kita lagi butuh pegangan.

Tapi ini juga menarik.
Kalau dipikir-pikir lagi, dalam mimpi itu… kita terseret, iya.
Tapi kita juga bertahan, kan?

Seberat apa pun arusnya, kita tetap berjuang.
Meskipun ketakutan, meskipun kehabisan tenaga, ada bagian dalam diri kita yang gak mau nyerah.
Ada jiwa yang terus bilang:
“Ayo, bertahan sedikit lagi.”

Jadi… apa arti mimpi terseret banjir?
Mungkin bukan tentang ketakutan.
Tapi tentang kekuatan yang selama ini kita gak sadari.

Tentang betapa kuatnya kita tetap berdiri, walau diterpa cobaan bertubi-tubi.
Tentang betapa kerasnya kita berusaha mengendalikan hidup, meski semua terasa di luar kendali.

Kadang, hidup itu memang kayak banjir.
Ada saatnya kita ngerasa semua berjalan sesuai rencana: kita happy, tenang, damai.
Tapi ada juga saatnya…
semua datang sekaligus: masalah keluarga, tekanan kerjaan, kegagalan, kehilangan, kekecewaan.

Dan kita?
Kita tetap harus jalan.

Mungkin mimpi itu cuma mau ngingetin.
Bahwa gak apa-apa kalau sekarang kita ngerasa capek.
Gak apa-apa kalau kadang kita ngerasa kalah sama keadaan.
Karena faktanya, kita masih di sini.
Masih berjuang.
Masih bernafas.

Dan satu hal lagi yang menarik soal banjir:
Air itu, seberantakannya, akhirnya surut.
Sekacau apa pun, selalu ada titik dimana semuanya reda.
Ada waktu untuk mulai bersih-bersih.
Ada ruang buat tumbuh lagi.

Begitu juga hidup.
Badai gak selamanya.
Arus deras gak selamanya.

Kadang kita cuma perlu bertahan cukup lama, sampai semua kekacauan itu berlalu.

Dan setelah itu?
Kita bukan lagi orang yang sama.
Kita jadi orang yang lebih kuat.
Yang udah ngelewatin badai.
Yang tahu rasanya hampir tenggelam, tapi milih untuk terus berenang.

Kalau kamu akhir-akhir ini mimpi terseret banjir, mungkin ini saatnya…
…berhenti sebentar.
…dengerin diri sendiri.
Tanya ke hati kecil kita:
“Apa yang sebenarnya lagi berat buat aku sekarang?”
“Apa yang selama ini aku pendam?”

Karena kadang, yang kita butuhin bukan solusi instan.
Tapi sekadar keberanian buat mengakui:
“Iya, aku lagi gak baik-baik aja.”
Dan itu gak apa-apa.

Kita gak harus selalu kuat di depan orang lain.
Kita cukup jujur sama diri sendiri.
Karena dari kejujuran itu, kekuatan sejati lahir.

Jadi, lain kali kalau mimpi terseret banjir, jangan langsung takut.
Lihat itu sebagai pesan dari hati.
Hati yang pengen kita lebih peduli sama diri sendiri.
Yang mau bilang:
“Hei, kamu berhak istirahat. Kamu berhak disayang. Kamu berhak diperhatiin.”

Karena kadang…
yang membuat kita kelelahan bukan cuma masalahnya,
tapi juga karena kita terlalu keras pada diri sendiri.

Pelan-pelan aja.
Gak perlu buru-buru.
Gak perlu kuat terus-menerus.

Karena banjir itu, seberapa besar pun, pasti akan surut.
Dan kamu?
Kamu akan tetap di sini.
Berdiri lagi.
Tersenyum lagi.
Hidup lagi.

 

  • Penulis: langkahsejati

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Apa Makna Mimpi Melihat Angin Puting Beliung?

    Apa Makna Mimpi Melihat Angin Puting Beliung?

    • calendar_month Jumat, 9 Mei 2025
    • account_circle langkahsejati
    • visibility 69
    • 0Komentar

    Pernah gak sih kamu kebangun dari tidur gara-gara mimpi melihat angin puting beliung? Angin kencang muter-muter, debu beterbangan, suara menderu kayak dunia mau runtuh. Kadang di mimpi itu kita cuma bisa berdiri terpaku, atau malah lari terbirit-birit nyari tempat aman. Begitu bangun, deg-degannya masih kerasa. Terus kamu mulai mikir, “Jangan-jangan ini pertanda buruk ya?” “Apakah […]

  • Apa Makna Mimpi Melihat Api Besar?

    Apa Makna Mimpi Melihat Api Besar?

    • calendar_month Sabtu, 17 Mei 2025
    • account_circle langkahsejati
    • visibility 60
    • 0Komentar

    Pernah gak sih kamu mimpi lihat api besar banget? Yang menyala-nyala, merah-oranye terang, kadang bahkan disertai suara gemuruh, panas, dan kesan seolah dunia mau runtuh? Rasanya nyata banget sampai pas bangun, jantung masih deg-degan. Lalu kamu jadi mikir… “Ini pertanda apa ya? Jangan-jangan bakal ada musibah?” Atau malah jadi overthinking, buka internet, cari-cari arti mimpi […]

  • Apa Arti Mimpi Kehilangan Pekerjaan?

    Apa Arti Mimpi Kehilangan Pekerjaan?

    • calendar_month Rabu, 7 Mei 2025
    • account_circle langkahsejati
    • visibility 64
    • 0Komentar

    Pernah gak sih… Kamu kebangun tengah malam, keringetan dingin, dada sesak, dan isi kepala cuma satu: “Gue mimpi dipecat.” Mimpi kehilangan pekerjaan tuh rasanya aneh banget. Antara panik dan bingung. Padahal cuma mimpi, tapi efeknya bisa kebawa sampe siang. Bikin kita lebih diem, lebih hati-hati, bahkan bisa bikin kita nanya ke diri sendiri: “Ada yang […]

  • Kenapa Mimpi Rumah Dimasuki Maling?

    Kenapa Mimpi Rumah Dimasuki Maling?

    • calendar_month Kamis, 24 Apr 2025
    • account_circle langkahsejati
    • visibility 74
    • 0Komentar

    Pernah gak sih kamu kebangun tengah malam, keringetan, jantung deg-degan, gara-gara mimpi rumah kamu kemasukan maling? Dan mimpi itu terasa nyata banget. Seolah-olah kamu barusan beneran lihat seseorang merangkak masuk lewat jendela, nyari-nyari barang, dan kamu cuma bisa teriak tanpa suara. Rasanya kayak tubuh kaku, tapi otak teriak “tolooong!” Tapi setelah bangun, kamu mulai mikir… […]

  • Apa Makna Mimpi Melihat Ombak Besar?

    Apa Makna Mimpi Melihat Ombak Besar?

    • calendar_month Senin, 12 Mei 2025
    • account_circle langkahsejati
    • visibility 84
    • 0Komentar

    Pernah gak sih kamu kebangun tengah malam, jantung masih deg-degan, gara-gara mimpi lihat ombak gede banget? Yang airnya tinggi, gelap, dan rasanya kayak mau nyapu semuanya—termasuk kamu. Lalu kamu duduk di ujung kasur, mikir, “Ini mimpi apa pertanda ya?” Kadang kita terlalu cepat menganggap semua yang seram itu negatif. Padahal, bisa jadi… mimpi itu bukan […]

  • Bagaimana Cara Agar Wajah Kencang dan Awet Muda?

    Bagaimana Cara Agar Wajah Kencang dan Awet Muda?

    • calendar_month Minggu, 13 Apr 2025
    • account_circle langkahsejati
    • visibility 68
    • 0Komentar

    Pernah gak sih kita mikir… Kenapa sih banyak orang yang rela keluar duit jutaan demi bisa keliatan lebih muda? Botox, filler, skincare lapis tujuh, sampai yang ekstrim: operasi plastik. Seolah-olah garis halus di dahi itu dosa. Seolah kerutan di bawah mata itu harus disingkirkan secepat mungkin, karena dunia kayaknya cuma kasih tempat buat yang “glowing […]

expand_less