Apa Arti Mimpi Menyelamatkan Orang Tenggelam?
- account_circle langkahsejati
- calendar_month Jumat, 2 Mei 2025
- visibility 84
- comment 0 komentar

Pernah nggak, kamu kebangun tengah malam, jantung deg-degan, karena dalam mimpi kamu baru aja nyelam ke laut buat nyelametin seseorang yang tenggelam?
Kalau pernah, tenang, kamu gak sendiri.
Kadang kita mikir, “Ah, cuma mimpi.”
Tapi pernah nggak, sesekali, kamu coba bertanya, “Kenapa sih alam bawah sadar gue mutusin buat nampilin itu ke gue?”
Apa cuma iseng?
Atau… ada pesan kecil yang mau dikirim?
Coba deh kita lihat dari sudut yang lain.
Mimpi tentang menyelamatkan orang tenggelam, kadang bukan cuma soal heroik-heroikan.
Bukan semata-mata karena kita nonton film action terlalu banyak.
Tapi mungkin… itu cermin dari apa yang sebenarnya lagi kamu rasain.
Mungkin, di dunia nyata, kamu lagi berusaha ‘menyelamatkan’ seseorang.
Bukan literally narik orang dari air.
Tapi lebih ke… kamu lagi berjuang untuk ada buat seseorang yang lagi tenggelam dalam masalahnya.
Teman kamu, pasangan kamu, mungkin anggota keluarga kamu.
Kadang tanpa sadar, kamu tuh lagi narik orang keluar dari rasa sedihnya, dari putus asanya, dari ketidakberdayaannya.
Bisa jadi kamu selama ini diem-diem jadi tempat sandaran buat banyak orang, bahkan tanpa mereka perlu bilang.
Mungkin aja… kamu lebih kuat daripada yang kamu kira.
Atau mungkin, kalau kita tarik lebih dalam lagi, orang yang kamu selamatin di mimpi itu… adalah simbol dari dirimu sendiri.
Mungkin kamu lagi ada di fase hidup dimana kamu ngerasa tenggelam.
Tenggelam dalam ekspektasi.
Dalam tekanan.
Dalam luka lama yang gak sempet kamu obatin.
Dan di dalam mimpi itu, kamu ngelihat dirimu sendiri—yang lagi berusaha keras menyelamatkan bagian dari dirimu yang sempat hilang.
Karena kadang, yang paling butuh diselamatkan… bukan orang lain. Tapi diri kita sendiri.

Tapi, ada juga kemungkinan lain.
Mimpi itu bisa jadi tanda bahwa kamu punya kepekaan tinggi.
Kamu sensitif terhadap kesulitan orang lain.
Gak semua orang bisa, loh, ngerasain penderitaan orang lain seolah itu penderitaan dia sendiri.
Dan mimpi ini kayak alarm kecil dari hati kamu:
“Hei, kamu itu orang baik, jangan sampai lelah jadi baik ya.”
Tapi ya, seperti biasa, semua yang berlebihan itu gak sehat.
Termasuk berlebihan jadi penyelamat.
Karena kadang, dalam niat kita buat ‘menyelamatkan’ orang lain, kita malah lupa menyelamatkan diri sendiri.
Kita sibuk narik orang dari dalam air, padahal kita sendiri udah hampir kehabisan napas.
Mimpi ini mungkin juga mau bilang:
Boleh kok nolongin orang, tapi jangan sampe kamu sendiri tenggelam.
Boleh kok peduli, tapi jangan sampe kamu lupa… kalau kamu juga berhak ditolong, berhak diistirahatkan.
Ada orang yang liat mimpi ini dari sisi lain lagi.
Mereka bilang ini tanda bahwa kamu siap mengambil tanggung jawab yang lebih besar.
Bisa jadi, hidup kamu lagi ngedorong kamu ke tahap baru: jadi seseorang yang diandalkan.
Entah di kerjaan, keluarga, atau hubungan pribadi.
Kadang kita pikir kita belum siap.
Merasa kecil.
Merasa, “Gue siapa sih?”
Tapi ternyata… semesta punya cara unik buat bilang, “Hei, kamu udah lebih kuat dari yang kamu sangka.”
Lewat mimpi sederhana, lewat adegan kamu nyelamatin orang tenggelam, mungkin itu caranya dunia kasih bocoran:
“Kamu siap, kamu mampu, dan orang lain butuh kekuatan kamu.”
Tapi ya… jangan buru-buru juga ngerasa harus jadi superhero tiap saat.
Gak semua orang mau diselamatkan.
Gak semua orang mau ditarik keluar dari air.
Kadang mereka cuma perlu ditemani.
Cuma perlu tahu ada tangan yang terulur, bukan tangan yang maksa narik.
Ada perbedaan tipis antara membantu… dan mengambil alih hidup orang lain.
Dan itu, pelajaran yang jauh lebih berat dari sekedar mimpi.
Akhir kata, kalau suatu malam kamu mimpi lagi nyelametin orang tenggelam, jangan langsung cuekin.
Coba tanya ke hati kecilmu:
Apakah ada bagian dari diriku atau hidupku… yang lagi butuh pertolongan?
Apakah aku lagi sibuk nolong orang lain sampai lupa jaga diriku sendiri?
Atau mungkin… ini cuma cara semesta ngingetin: bahwa sekecil apapun upaya kita, kadang buat seseorang itu bisa jadi penyelamat nyawa.
Dan percaya deh…
Menjadi cahaya di dunia yang sering terasa gelap,
adalah hadiah kecil yang lebih berharga dari yang kita kira.
- Penulis: langkahsejati

Saat ini belum ada komentar