Apa Arti Mimpi Hujan Deras?
- account_circle langkahsejati
- calendar_month Rabu, 30 Apr 2025
- visibility 76
- comment 0 komentar

Pernah gak sih, di tengah tidur pulas, tiba-tiba kita mimpiin hujan deras?
Kayak, hujan gede banget, petir menyambar-nyambar, air menggenang sampai kaki basah.
Bangun-bangun, rasanya aneh. Ada perasaan campur aduk, antara sejuk, deg-degan, tapi juga kayak… plong.
Kalau kata orang tua zaman dulu, mimpi hujan deras itu pertanda rejeki. Tapi masa iya semua mimpi hujan artinya duit?
Atau jangan-jangan, hujan deras di mimpi itu sebenarnya lebih dari sekadar ramalan hoki?
Coba deh kita pikir dari perspektif lain.
Apa sih hujan itu sebenarnya?
Air yang turun dari langit.
Kadang deras, kadang gerimis manja.
Tapi yang jelas, hujan tuh selalu tentang melepaskan. Tentang langit yang udah gak kuat lagi nahan beban awan, akhirnya… dijatuhkan semuanya.
Sama kayak hidup.
Kadang kita tahan-tahan rasa capek, sedih, kecewa, marah… Sampai akhirnya, ada satu titik di mana semuanya tumpah begitu aja.
Menangis.
Melepaskan.
Mungkin, mimpi hujan deras itu datang buat ngingetin kita:
“Hey, gak apa-apa kok kalau lagi berat. Gak harus kuat terus. Kadang, jatuh itu juga bagian dari bertahan.”
Hujan deras di mimpi bisa juga tentang pembersihan.
Kayak bumi yang kotor, penuh debu, lalu diguyur air sampai bersih lagi.
Siapa tahu, saat kita mimpiin hujan deras, itu artinya hidup kita lagi dalam proses dibersihin.
Mungkin dari luka lama.
Mungkin dari pikiran negatif yang numpuk bertahun-tahun.
Mungkin dari harapan-harapan palsu yang sebenarnya udah waktunya dilepas.
Tapi ya, kayak hujan beneran… prosesnya kadang gak nyaman.
Basah, kedinginan, kadang malah bikin banjir dan kacau.
Sama kayak bersihin hati.
Kadang kita harus ngelewatin momen gak enak dulu.
Ngerasain kecewa, marah, sedih yang selama ini cuma dipendem dalam-dalam.
Dan itu normal.
Itu perlu.

Sama kayak kalo kita lihat hujan dari jendela.
Kalau cuma dilihat sekilas, hujan itu kelihatan nyusahin.
Jalanan macet.
Baju basah.
Acara outdoor bubar.
Tapi kalau kita mau diem sebentar, narik nafas dalam-dalam, dan dengerin suara hujan…
Ada kedamaian di sana.
Mungkin mimpi hujan deras juga ngajarin itu.
Bahwa di balik kekacauan hidup yang kadang datang bertubi-tubi, ada momen untuk berhenti.
Untuk diem.
Untuk dengerin apa yang sebenarnya hati kita pengen bilang.
Karena jujur aja, kita tuh sering banget sibuk lari ke sana kemari.
Ngejar target.
Ngejar validasi.
Ngejar ekspektasi orang lain.
Sampai lupa, hati kita yang kecil ini juga butuh dipeluk.
Dan mungkin, mimpi hujan deras itu adalah cara semesta bilang:
“Udah, istirahat dulu.
Gak apa-apa kok basah.
Gak apa-apa kok ngerasa rapuh.
Itu bukan tanda kamu lemah.
Itu tanda kamu manusia.”
Tapi… bukan berarti semua hujan di mimpi itu pasti tentang sedih.
Kadang, hujan deras di mimpi juga bisa jadi simbol berkah.
Setelah hujan lebat, biasanya tumbuhan tumbuh lebih subur.
Sungai-sungai penuh lagi.
Bumi jadi segar lagi.
Mungkin mimpi itu bilang, setelah semua badai yang kamu lewatin, sesuatu yang lebih baik lagi bakal tumbuh.
Tapi ya, sebelum itu… kamu harus berani ngelewatin badai dulu.
Berani ngebasahin diri.
Berani ngerasain semua rasa, tanpa sok kuat, tanpa sok baik-baik aja.
Karena gimana mau lihat pelangi, kalau takut kehujanan?
Sama kayak kita sering salah kaprah mikir tentang orang lain.
Lihat orang yang lagi nangis, dikira lemah.
Padahal bisa aja, itu justru bukti betapa kuatnya dia berani ngerasain.
Lihat orang yang curhat, dikira drama.
Padahal mungkin, itu satu-satunya cara dia buat bertahan.
Sebelum kita nge-judge mimpi hujan deras sebagai pertanda buruk, mungkin kita perlu lihat lebih dalam.
Mungkin itu undangan buat berdamai sama diri sendiri.
Mungkin itu panggilan buat berhenti sebentar, biar kita bisa denger suara hati yang selama ini kebanjiran suara dunia.
Atau… mungkin itu sekadar tanda bahwa kamu udah terlalu lama menahan semuanya sendiri.
Dan sekarang waktunya…
Biarin hujan turun.
Biarin air mata jatuh.
Biarin semua rasa mengalir keluar.
Karena setelah hujan deras, udara biasanya jadi lebih sejuk.
Langit biasanya jadi lebih cerah.
Dan hati, mungkin… akan terasa lebih ringan.
Akhir kata, kalau suatu hari kamu mimpiin hujan deras lagi, jangan buru-buru panik.
Coba tarik napas, dan tanya ke hati kecilmu:
“Lagi ada yang pengen gue lepasin gak, dalam hidup ini?”
Karena kadang…
hujan paling deras, datang bukan buat menghancurkan,
tapi buat membasahi tanah kering yang udah lama haus kasih sayang.
Dan setelah itu, percayalah…
semuanya akan tumbuh lebih indah.
Mau sekalian dibuatkan artikel lain dengan gaya kayak gini lagi? Mau sekalian pilih topiknya?
- Penulis: langkahsejati

Saat ini belum ada komentar