Kenapa Saya Mimpi Melihat Cahaya Terang?
- account_circle langkahsejati
- calendar_month Senin, 28 Apr 2025
- visibility 71
- comment 0 komentar

Pernah gak sih, lo bangun tidur terus mikir, “Eh barusan gue mimpi lihat cahaya terang banget, tapi rasanya bukan takut, malah damai.”
Aneh ya? Karena biasanya yang terang-terang itu identik sama sorotan, spotlight, atau bahkan… lampu interrogasi. Tapi di mimpi, kadang rasanya beda. Terang, tapi adem. Benderang, tapi gak silau. Justru kayak disambut, bukan dihakimi.
Dan itu bikin mikir: sebenernya, mimpi kayak gitu tuh apa sih artinya?
Nah, sebelum buru-buru browsing “arti mimpi melihat cahaya terang menurut primbon Jawa” atau “mimpi cahaya terang pertanda kematian”, coba kita tarik napas dulu. Duduk sebentar, dan mari lihat ini dari sudut yang lebih… manusiawi. Lebih reflektif.
Karena bisa jadi, itu bukan sekadar cahaya. Tapi simbol dari sesuatu yang lebih dalam.
Sesuatu yang—mungkin—udah lama kita abaikan.
Mungkin itu cahaya kesadaran.
Kadang hidup jalan kayak autopilot. Bangun, kerja, scroll medsos, makan, tidur. Repeat.
Dan di tengah putaran itu, kita lupa mikirin hal-hal esensial. Kayak: Apa sih yang bikin gue bahagia? Apa tujuan gue sebenernya? Gue udah jujur belum sama diri sendiri?
Nah, mimpi tentang cahaya bisa aja jadi semacam “alarm halus” dari pikiran bawah sadar kita.
Dia gak datang sebagai suara keras yang nyuruh lo berubah, tapi sebagai cahaya. Sebagai simbol kesadaran yang menyinari hal-hal yang sebelumnya gelap, tersembunyi, atau bahkan sengaja kita hindari.
Dan kadang… itu muncul saat kita lagi capek banget. Bukan cuma capek fisik, tapi capek emosional. Saat kita lagi gak tahu arah.
Cahaya itu bisa jadi hadir buat bilang, “Hei, kamu gak sendiri. Kamu masih bisa nemuin jalan.”
Atau mungkin itu tentang harapan.
Lo pernah ngerasa stuck banget, sampai gak tahu mau cerita ke siapa? Rasanya kayak di ruangan gelap, dan semua pintu ketutup.
Terus… di mimpi, lo lihat cahaya.
Gak usah dijelasin panjang-panjang, rasanya lo langsung ngerti.
Itu harapan.
Karena dalam gelap, bahkan cahaya sekecil apapun bisa jadi petunjuk.
Dan mungkin… mimpi lo bukan tentang penglihatan visual, tapi perasaan batin yang akhirnya berani bilang, “Gue pengen bangkit.”
Tapi bisa juga itu tentang perpisahan.
Nah, ini bagian yang lebih dalam lagi.
Kadang, mimpi melihat cahaya terang muncul saat ada orang terdekat kita yang udah atau akan pergi. Entah itu secara fisik atau secara hubungan. Dan cahaya itu muncul bukan buat nakutin, tapi justru buat ngasih rasa damai.
Ada yang bilang, cahaya terang itu pertanda jiwa yang tenang. Ada juga yang percaya, itu bentuk komunikasi lembut dari alam yang lain—bukan mistis, tapi spiritual.
Tapi balik lagi, bukan soal benar atau salah. Tapi soal perasaan. Dan kalau setelah mimpi itu lo ngerasa tenang, bukan takut, bisa jadi… itu memang bentuk perpisahan yang indah. Yang gak meninggalkan luka, tapi meninggalkan cahaya.

Atau bisa jadi… itu tentang lo sendiri.
Pernah kepikiran gak, kalau cahaya dalam mimpi itu bukan datang dari luar… tapi dari dalam diri lo sendiri?
Kadang kita terlalu keras sama diri sendiri. Ngerasa kurang, ngerasa gagal, ngerasa gak cukup baik.
Padahal, jauh di dalam sana, ada bagian dari lo yang masih bersinar. Masih kuat. Masih lembut.
Dan mungkin mimpi itu adalah momen saat lo akhirnya bisa ngelihat cahaya itu.
Bukan karena lo berubah jadi lebih baik, tapi karena lo mulai sadar bahwa… lo selalu punya cahaya itu sejak awal.
Cuma mungkin selama ini tertutup oleh suara-suara yang bilang lo gak cukup.
Intinya?
Mimpi tentang cahaya terang itu bukan sesuatu yang bisa langsung di-interpretasiin kayak ngartiin simbol di kamus. Karena konteksnya bisa beda-beda. Tapi yang pasti: itu bukan mimpi kosong.
Entah itu harapan, kesadaran, perpisahan, atau pengingat bahwa lo masih punya kekuatan… semua balik lagi ke satu hal:
Apa yang lo rasain setelah bangun dari mimpi itu?
Kalau lo ngerasa damai, bisa jadi itu bukan mimpi tentang akhir, tapi awal baru.
Penutup
Gak semua hal butuh dicarikan makna dari luar. Kadang, justru jawabannya ada di perasaan lo sendiri.
Jadi kalau lo pernah mimpi melihat cahaya terang, sebelum lo cari maknanya ke luar sana…
coba dengerin dulu isi hati sendiri.
Mungkin, itu bukan pesan dari langit, tapi bisikan lembut dari dalam diri yang akhirnya berani bilang:
“Aku masih di sini. Dan aku masih bersinar.”
Dan mungkin…
itu yang sebenarnya lo butuhin selama ini.
Bukan ramalan.
Bukan tafsir.
Tapi pengakuan. Bahwa meskipun hidup kadang gelap…
cahaya itu gak pernah benar-benar hilang.
- Penulis: langkahsejati

Saat ini belum ada komentar