Apa Arti Mimpi Naik Tangga Tinggi?
- account_circle langkahsejati
- calendar_month Sabtu, 26 Apr 2025
- visibility 87
- comment 0 komentar

Pernah gak sih kamu bangun tidur dalam keadaan ngos-ngosan, sambil nyoba mengingat mimpi semalam yang… absurd tapi berkesan?
Misalnya, mimpi naik tangga tinggi. Naiknya pelan, deg-degan, kadang sempat jatuh terus naik lagi, atau justru naiknya mulus kayak disambut karpet merah. Tapi yang pasti, tangganya tinggi banget. Kadang sampai gak kelihatan ujungnya.
Lalu kita mulai mikir, “Itu mimpi ngapain sih? Kenapa naik tangga? Emang gua siapa? Atlet parkour?”
Tapi ya begitulah mimpi. Seringkali bukan tentang logika. Lebih sering tentang rasa, makna, dan refleksi yang tersembunyi.
Karena kadang… mimpi itu kayak cermin.
Bukan sekadar apa yang kita lihat, tapi apa yang kita rasakan waktu ngelihatnya.
Coba deh kita lihat mimpi naik tangga dari sisi yang lain.
Bisa jadi… mimpi itu datang bukan buat kasih kode kalau kita akan “naik pangkat” atau “dapet rezeki nomplok”. Bisa aja, mimpi itu muncul karena hati kita lagi berproses. Lagi nyoba nanjak dari sesuatu yang dalam.
Mungkin kamu lagi berjuang keluar dari masa-masa sulit.
Mungkin kamu lagi capek tapi masih maksa diri buat terus naik.
Atau… mungkin kamu cuma butuh tahu bahwa perjuangan kamu selama ini tuh valid.
Karena naik tangga tinggi, meskipun di mimpi, itu gak pernah terasa ringan.
Kadang, naik tangga tinggi di mimpi itu nunjukin ambisi yang diam-diam kita simpan.
Bukan ambisi dalam arti negatif ya, tapi lebih ke: “gw pengen hidup gw naik level.”
Naik kualitasnya. Naik kedewasaannya.
Naik ke versi terbaik dari diri sendiri.

Tapi seringkali kita gak ngomong itu ke siapa-siapa. Karena takut dikira sok. Atau takut gagal dan jadi bahan omongan.
Jadi kita simpan dalam-dalam.
Nah, lewat mimpi, mungkin alam bawah sadar kita lagi bilang:
“Hey… kamu udah sampai sejauh ini. Tangga itu bukan tentang seberapa tinggi kamu naik, tapi seberapa berani kamu melangkah.”
Atau bisa juga…
Mimpi itu muncul karena kita lagi merasa “tertinggal”.
Pernah gak ngerasa semua orang di sekitar udah ‘naik’?
Temen-temen udah pada nikah, udah punya anak, udah punya rumah, udah S2, udah jadi bos, udah jalan-jalan ke luar negeri.
Sementara kamu?
Masih di tempat yang sama. Nanjak dikit, jatuh lagi. Dapet kesempatan, ilang lagi.
Lalu malamnya… kamu mimpi naik tangga tinggi.
Bukan karena kamu sombong,
Tapi karena hati kamu pengen tahu:
“Kapan ya giliran gue naik?”
Tapi di sisi lain, bisa juga mimpi itu gak tentang kamu yang “mau naik”,
Tapi kamu yang… udah naik.
Tapi gak sadar.
Mungkin sekarang kamu masih ngerasa kecil.
Padahal secara gak sadar, kamu udah nanjak banyak hal.
Udah sabar pas disakitin, udah kuat pas dijatuhin, udah ikhlas pas kehilangan, udah baik ke orang yang jahat, udah konsisten walau gak dilihat.
Semua itu bentuk “naik” juga, bukan?
Kadang kita terlalu fokus sama pencapaian yang bisa difoto.
Padahal ada banyak bentuk kemajuan yang gak bisa diukur likes dan komentar.
Dan mimpi naik tangga tinggi, bisa jadi…
adalah pengingat bahwa meskipun kamu gak ngerasa “hebat”,
kamu udah jauh lebih tinggi dari versi kamu yang kemarin.
Tapi tentu aja… mimpi itu personal banget.
Gak bisa disamain antara satu orang dan yang lain.
Naik tangga tinggi buat satu orang bisa berarti promosi,
tapi buat orang lain bisa berarti sedang terbebani tanggung jawab yang berat.
Bisa jadi itu refleksi dari proses panjang menuju impian,
atau malah rasa takut akan kegagalan pas udah sampai di atas.
Yang pasti… mimpi itu dateng karena pikiran kita gak pernah bener-bener berhenti.
Karena ada hal-hal yang gak sempat kita ungkap di siang hari,
akhirnya muncul dalam bentuk tangga di malam hari.
Jadi, kalau kamu mimpi naik tangga tinggi,
coba tanya ke diri sendiri:
Apa yang selama ini aku kejar?
Apa yang bikin aku takut kalau udah “di atas”?
Apa yang selama ini aku capai, tapi gak pernah aku hargai?
Karena mungkin, jawabannya bukan tentang mimpi itu sendiri.
Tapi tentang kamu…
dan langkah-langkah kecil yang selama ini kamu ambil dalam diam.
Akhir kata,
Naik tangga tinggi di mimpi bukan selalu tentang sukses besar atau prestasi megah.
Kadang itu cuma tentang kamu…
yang gak nyerah.
Yang meskipun pelan, meskipun ngos-ngosan,
masih mau naik.
Masih mau hidup.
Masih mau percaya, bahwa puncak itu ada.
Dan kamu pantas sampai ke sana.
- Penulis: langkahsejati

Saat ini belum ada komentar