Apa Arti Mimpi Kehilangan Sepatu?
- account_circle langkahsejati
- calendar_month Sabtu, 26 Apr 2025
- visibility 75
- comment 0 komentar

Pernah gak sih lo mimpi kehilangan sepatu?
Kedengarannya sepele ya. Cuma sepatu. Benda yang bahkan sering kita tendang sembarangan pas nyampe rumah, atau kita tinggal di teras kalau lagi males masukin. Tapi anehnya, pas sepatu itu ilang di mimpi, rasanya tuh… gak enak. Kayak ada yang hilang dari diri kita. Kayak… gak bisa jalan ke mana-mana lagi.
Tapi coba deh kita pikirin dari sudut pandang yang beda.
Sepatu itu kan simbol. Bukan cuma alas kaki. Dia temen setia kita ke mana pun kita pergi. Mau kerja, jalan-jalan, ketemu gebetan, atau lari dari kenyataan—eh maksudnya lari pagi—sepatu yang nemenin. Jadi ketika dalam mimpi sepatu itu hilang, bisa aja itu lambang dari sesuatu yang lebih dalam: kehilangan arah, kehilangan pijakan, atau bahkan kehilangan bagian dari identitas kita sendiri.
Coba bayangin deh, lo lagi berdiri di tengah jalan, rame, dan semua orang lagi sibuk sama urusannya. Tapi lo… nyeker. Bingung. Mau jalan ke mana, tapi gak bisa, karena sepatu lo hilang. Nah, bukannya itu sering banget kejadian juga di kehidupan nyata?
Lo pernah ngerasa kayak gitu gak?
Kayak… lo tahu lo harus jalan terus. Tapi gak tahu harus ke mana. Gak tahu harus pake cara apa. Gak tahu siapa yang bisa lo andelin. Mungkin lo lagi ada di titik hidup di mana lo kehilangan kepercayaan diri. Atau kehilangan keberanian buat melangkah.
Dan sepatu itu, di mimpi, cuma metafora.
Kadang, kehilangan sepatu di mimpi bisa jadi simbol dari kehilangan peran atau identitas. Mungkin lo baru aja resign dari kerjaan yang udah lo jalani bertahun-tahun. Atau baru putus dari hubungan yang udah lama banget lo pertahankan. Atau tiba-tiba ditinggal sahabat yang biasa jadi tempat cerita.
Itu semua bisa bikin lo ngerasa “telanjang”, dalam arti emosional. Gak punya pelindung. Gak punya arah.
Tapi, lo tau gak?
Mimpi kehilangan sepatu juga bisa jadi sinyal bahwa lo lagi dipaksa buat istirahat. Buat berhenti sejenak. Karena mungkin, selama ini lo terlalu sibuk ngejar tujuan, sampe lo lupa ngeliat ke bawah: udah robek belum sepatu yang lo pake? Udah luka-luka belum kaki lo? Udah sempet istirahat belum sebentar?

Kadang hidup tuh gitu. Dia ngehentikan kita bukan karena jahat. Tapi karena dia sayang.
Dan lewat mimpi yang terlihat sepele, dia coba bisikin: “Eh, pelan dulu ya. Lihat ke dalam. Apa yang sebenarnya kamu cari?”
Gue pernah loh ada di momen kayak gitu. Lagi semangat-semangatnya ngerjain sesuatu, tiba-tiba semuanya gak jalan. Gagal. Ngerasa bodoh. Ngerasa gak mampu. Dan entah kenapa, malam itu gue mimpi sepatu gue dicuri orang. Gue ngejar-ngejar si pencuri, tapi gak bisa nemu. Bangun-bangun, gue malah nangis. Bukan karena sepatu gue, tapi karena gue ngerasa… gue kehilangan kontrol atas hidup gue.
Tapi ternyata, itu momen terbaik.
Karena setelah itu gue mulai mikir ulang: “Apa sih tujuan gue sebenarnya? Gue lari kemana sih selama ini? Siapa yang sebenernya pengen gue kejar?”
Dan lo tau kan, kadang justru kehilangan itu yang bikin kita nemuin sesuatu yang lebih berarti.
Sama kayak orang yang nemuin dirinya sendiri setelah diputusin, atau yang nemuin passion-nya setelah di-PHK. Kehilangan sepatu di mimpi, bisa jadi awal dari perjalanan baru. Perjalanan yang lo jalanin bukan karena lo harus, tapi karena lo siap. Karena lo udah sembuh. Karena lo udah nemuin sepatu yang lebih pas buat kaki lo—buat jalan lo yang sekarang.
Jadi kalau suatu malam lo mimpi sepatu lo hilang, jangan buru-buru panik.
Tanya dulu ke diri sendiri: “Apa yang lagi aku cari sebenarnya? Apa yang selama ini bikin aku ngerasa aman tapi ternyata bukan milik aku?”
Karena bisa aja, sepatu yang hilang itu emang harus pergi. Biar lo belajar jalan dengan kaki sendiri dulu. Biar lo ngerti bahwa lo tuh kuat, bahkan tanpa pelindung. Dan nanti, ketika saatnya tiba, sepatu yang baru—yang lebih nyaman, yang lebih cocok sama langkah lo—akan datang.
Dan kali ini, lo gak akan takut kehilangannya lagi.
Karena lo tahu, lo bukan cuma sekadar sepatu yang lo pake.
Tapi lo adalah langkah yang lo pilih sendiri.
Akhir kata, mimpi bukan cuma bunga tidur. Kadang dia cara semesta ngajak kita ngobrol. Jadi, sebelum buru-buru anggap itu cuma mimpi gak penting, coba dengerin dulu pesannya. Siapa tahu… itu cara halus semesta buat bilang, “Pelan ya. Tapi jangan berhenti.”
- Penulis: langkahsejati

Saat ini belum ada komentar