Apa Arti Mimpi Digigit Ular?
- account_circle langkahsejati
- calendar_month Kamis, 24 Apr 2025
- visibility 77
- comment 0 komentar

Pernah gak sih kamu bangun tidur dengan keringat dingin, deg-degan, gara-gara mimpi digigit ular?
Rasanya masih kebawa ngeri, walau mata udah kebuka dan kenyataan bilang gak ada ular di bawah kasur. Tapi tetep aja… bayangannya nempel.
Lalu kamu mikir:
“Jangan-jangan ini pertanda buruk ya? Atau malah pertanda jodoh? Soalnya katanya, kalau mimpi digigit ular itu artinya ada yang naksir…”
Ya, mimpi memang sering bikin kita bertanya-tanya. Tapi pertanyaannya lebih dalamnya adalah:
kenapa sih mimpi kayak gitu bisa muncul?
Kadang, alam bawah sadar kita tuh lebih jujur dari kita yang sadar. Dia nyimpen perasaan, kegelisahan, bahkan keinginan yang gak kita akui secara terang-terangan. Nah, lewat mimpi, semua itu nyari jalan buat keluar.
Ular sendiri dalam banyak budaya, selalu punya dua sisi:
bisa jadi simbol ancaman, tapi juga bisa jadi lambang transformasi.
Kalau kita mimpi digigit ular, bisa jadi itu bukan soal “ada yang suka” atau “ada bahaya”, tapi lebih ke:
ada sesuatu dalam hidup kita yang butuh dihadapi.
Sesuatu yang kita hindari selama ini, tapi sekarang udah gak bisa ditunda lagi.
Mimpi itu kayak wake-up call.
Gigitan si ular itu bukan cuma luka, tapi juga sinyal.
Misalnya, kamu mimpi digigit ular di tangan. Tangan itu kan sering dikaitkan dengan tindakan. Bisa jadi kamu lagi gelisah soal pekerjaan.
Atau kamu mimpi digigit di kaki — kaki itu soal arah hidup. Mungkin kamu lagi bingung mau kemana, atau malah lagi di jalan yang gak kamu yakini.
Tapi ya… gak semua mimpi itu harus ditafsir secara harfiah.
Kadang, mimpi digigit ular itu muncul karena kamu baru aja nonton dokumenter ular semalam. Atau scrolling TikTok terus nyasar ke konten reptil.
Kadang, mimpi bukan soal pertanda besar.
Tapi cuma refleksi dari hal-hal kecil yang kamu konsumsi sehari-hari.

Namun… kalau mimpi itu muncul berulang, bikin kamu mikir berkali-kali, sampai nyisa di rasa meskipun udah bangun — mungkin ada hal yang belum selesai di dalam dirimu.
Mungkin kamu lagi ‘digigit’ oleh rasa bersalah yang kamu sembunyiin.
Atau kamu lagi merasa disakiti, tapi gak tahu gimana cara ngungkapin.
Atau bisa juga… kamu tahu hidupmu harus berubah, tapi kamu takut.
Ular dalam mimpi bisa jadi sosok yang menakutkan,
tapi juga bisa jadi guru.
Dia nyamperin kita, bukan buat nakut-nakutin, tapi buat ngingetin: “Hei, ada sesuatu yang harus kamu lihat. Jangan pura-pura gak tahu.”
Sama kayak orang yang kamu kira musuh, padahal dia datang biar kamu bisa kenal siapa dirimu sebenarnya.
Kadang orang yang bikin kita gak nyaman, justru adalah cermin.
Dan kadang mimpi buruk, adalah titik awal bangun yang sebenar-benarnya.
Mimpi digigit ular, bisa berarti: – Ada orang yang masuk ke hidupmu dan mengguncang kenyamanan yang udah kamu bangun. – Ada keputusan besar yang kamu tahu harus diambil, tapi kamu nahan terus. – Atau… kamu lagi disuruh berdamai sama sesuatu dari masa lalu.
Dan ya, bisa juga… itu cuma pertanda kamu butuh liburan.
Karena jujur aja, hidup ini kadang terlalu sibuk sampai mimpi pun ikut stres.
Tapi intinya begini:
jangan buru-buru menilai mimpi sebagai buruk atau baik.
Yang lebih penting adalah apa yang mimpi itu bangkitkan di dalam dirimu?
Apakah kamu merasa terancam? Takut? Bingung?
Atau justru mimpi itu bikin kamu sadar kalau ada yang harus dibereskan?
Tiap mimpi datang dengan pesan.
Tapi hanya hati yang tenang yang bisa denger bisikannya.
Jadi… kalau kamu mimpi digigit ular,
mungkin bukan soal ularnya,
tapi tentang apa yang kamu sembunyikan terlalu lama.
Dan kalau kamu udah cukup berani buat melihatnya,
mungkin kamu akan sadar:
ular itu bukan musuh.
Dia cuma perantara.
Perantara dari versi dirimu yang lama…
ke versi dirimu yang baru — yang lebih jujur, lebih berani, dan lebih hidup.
Karena kadang, digigit itu perlu…
biar kamu gak terus-terusan pura-pura gak ngerasa.
Akhir kata:
Mimpi itu bukan ramalan. Tapi bisa jadi undangan.
Bukan untuk menebak masa depan,
tapi untuk mengenal diri lebih dalam.
Jadi, kamu mau terus lari dari ular itu?
Atau kamu mau tanya:
“Apa yang mau kamu tunjukkan ke aku…?”
- Penulis: langkahsejati

Saat ini belum ada komentar