Apa Makna Mimpi Melihat Ular?
- account_circle langkahsejati
- calendar_month Minggu, 20 Apr 2025
- visibility 82
- comment 0 komentar

Pernah gak sih kamu kebangun tengah malam gara-gara mimpi lihat ular?
Mungkin ular hitam gede banget, kayaknya marah, nyeruduk kamu dari semak-semak. Atau mungkin ular kecil, cuma melingkar doang, diem aja… tapi tetap aja bikin kamu ngerasa gak tenang.
Dan pagi-paginya, langsung deh buka HP, ngetik di Google: “arti mimpi melihat ular.”
Sambil dalam hati bergumam, “Duh, jangan-jangan ada yang mau nyakitin gue nih…”
Atau, “Apa jangan-jangan mau ketemu jodoh ya? Kan katanya kalo mimpi ular itu tanda mau nikah…”
Lucu ya, manusia tuh bisa segitu penasarannya sama mimpi. Padahal itu cuma bunga tidur. Tapi anehnya, kita tetep pengen tahu: kenapa ya gue mimpi itu?
Tapi, yuk kita pikirin dari sudut pandang yang berbeda.
Ular itu, di dunia nyata, sering dianggap menakutkan. Bisa berbisa, diam-diam, tiba-tiba nyerang. Tapi juga, dalam banyak budaya, ular adalah simbol. Simbol kekuatan. Simbol perubahan. Bahkan simbol penyembuhan.
Jadi waktu kita mimpiin ular, bisa aja itu bukan pertanda buruk. Tapi sinyal dari dalam diri—bahwa ada sesuatu yang lagi berubah. Sesuatu yang besar. Sesuatu yang mungkin belum kamu sadari, tapi udah mulai muncul ke permukaan lewat mimpi.
Contohnya, kamu mimpiin ular warna hijau, diem aja di pojok kamar.
Bisa jadi itu adalah refleksi dari ketakutan kecil yang kamu pendam terus, tapi gak pernah kamu obrolin. Takut gagal. Takut ditinggal. Takut gak cukup baik.
Atau mungkin kamu mimpi ular ngejar kamu, kamu lari, dan akhirnya kebangun keringetan.
Mungkin itu bukan tentang ularnya. Tapi tentang sesuatu yang kamu hindari. Masalah yang kamu anggap kecil, tapi lama-lama jadi tekanan.

Sama kayak waktu kita lihat orang yang sering posting pencapaian di media sosial.
Ada yang bilang: “Ah, pamer nih.”
Tapi bisa juga… dia bukan lagi nyari validasi. Dia cuma pengen nunjukin ke dirinya sendiri,
bahwa dia bisa sampai titik ini.
Bahwa semua kerja kerasnya gak sia-sia.
Mimpi ular tuh mirip. Kita sering buru-buru nganggap itu sinyal bahaya. Padahal bisa jadi, itu cerminan dari proses bertumbuh. Dari sesuatu yang belum selesai di dalam diri kita.
Dan ya… mimpi itu memang personal. Sama kayak niat orang dalam berbuat sesuatu.
Kamu tahu gak, ada juga mimpi lihat ular yang artinya… penyembuhan.
Misalnya, kamu mimpi ular ganti kulit.
Itu bisa jadi tanda kalau kamu udah siap move on dari masa lalu.
Siap ninggalin trauma lama, dan mulai jadi dirimu yang baru.
Atau kamu mimpi lihat ular tapi kamu tenang aja, gak takut.
Mungkin itu artinya kamu udah mulai berdamai sama ketakutanmu sendiri.
Udah bisa lihat masalah bukan sebagai musuh, tapi sebagai pelajaran.
Kadang, kita lupa…
bahwa mimpi bukan selalu ramalan.
Tapi lebih ke cermin.
Yang memantulkan isi hati yang belum sempat kita baca.
Dan kalaupun ternyata makna mimpinya memang tentang bahaya, tentang orang jahat, tentang “ada yang mau nyakitin kamu”…
Mungkin itu juga sinyal.
Bukan buat kamu takut. Tapi supaya kamu lebih waspada.
Lebih selektif dalam memilih lingkungan.
Lebih peka terhadap energi orang di sekitarmu.
Karena kadang, mimpi itu datang bukan buat nakut-nakutin.
Tapi buat ngingetin.
Tapi ya… jangan juga jadi parnoan.
Karena gak semua mimpi punya pesan super dalam.
Ada kalanya, kamu mimpi lihat ular karena siangnya nonton dokumenter tentang hutan Amazon.
Atau karena kamu baru buka chat mantan, dan ternyata, dia update story lagi main di kebun binatang. Eh, ada ular lewat.
Segampang itu otak kita ngerekam memori dan ngolahnya jadi bunga tidur.
Jadi, waktu kamu mimpi lihat ular…
Coba tarik napas dulu.
Jangan langsung takut.
Jangan langsung mikir yang buruk.
Tanya ke diri sendiri:
“Apakah ada sesuatu yang belum selesai dalam hidup gue?”
“Apakah ada perasaan yang selama ini gue tahan, tapi gak pernah gue akui?”
“Apakah gue lagi dalam masa perubahan besar, dan mimpi ini adalah tanda gue siap?”
Karena bisa jadi…
ular dalam mimpi itu bukan musuh.
Tapi guru.
Yang datang untuk ngajarin kamu tentang keberanian.
Tentang transformasi.
Dan tentang mengenali kekuatanmu sendiri.
Dan kalaupun kamu masih ragu, masih ngerasa mimpi itu bikin gelisah…
Mungkin kamu gak butuh tafsir mimpi.
Tapi lebih butuh momen tenang, buat ngobrol sama diri sendiri.
Bukan soal ularnya.
Tapi tentang apa yang dia bangkitkan di dalam hatimu.
Akhir kata, mimpi itu cuma bahasa.
Dan setiap bahasa, butuh didengar dengan hati.
Bukan cuma dicari artinya di Google.
Karena kadang…
apa yang kita kira tanda bahaya,
bisa jadi justru undangan untuk berubah.
Dan ular…
bisa jadi bukan ancaman,
tapi lambang bahwa kamu lagi tumbuh.
Lagi kuat.
Lagi siap jadi versi dirimu yang lebih utuh.
- Penulis: langkahsejati

Saat ini belum ada komentar