Breaking News
light_mode
Trending Tags
Maaf, tidak ditemukan tags pada periode waktu yang ditentukan.
Beranda » Kesehatan » Apakah Lebih Baik Mengeringkan Wajah dengan Tisu atau Handuk?

Apakah Lebih Baik Mengeringkan Wajah dengan Tisu atau Handuk?

  • account_circle langkahsejati
  • calendar_month Kamis, 17 Apr 2025
  • visibility 83
  • comment 0 komentar

Pernah gak sih kamu habis cuci muka, terus bengong sebentar, bingung milih antara tisu atau handuk? Kayak… dua-duanya ada di depan mata, tapi kamu mikir, “Yang mana ya yang lebih aman buat kulit gue?”

Kelihatannya sepele. Tapi ternyata, dari caramu mengeringkan wajah, kamu bisa tahu seberapa besar kamu memahami tubuhmu sendiri.

Karena kadang, yang kelihatan sederhana… justru yang menyimpan makna paling dalam.

Kita sering banget fokus ke sabun muka. Ingredients-nya, pH-nya, cocok gak sama tipe kulit. Tapi jarang yang nanya: “Lepas cuci muka, cara kita mengeringkan wajah tuh udah benar belum?”

Padahal di situ letak perawatannya dimulai.

Coba bayangin, kamu lagi nyiram bunga yang kamu rawat tiap hari. Kamu pilih air terbaik, pot yang bagus, tanah yang subur. Tapi setelah disiram, kamu siram pakai air es atau kamu injek-injek tanahnya. Aneh, kan?

Sama halnya dengan wajah kita. Kita rawat dengan rangkaian skincare, tapi setelah dibersihkan, cara kita memperlakukannya… kadang malah jadi kasar.

Ada yang langsung ambil handuk yang udah dipakai sekeluarga, digosok-gosok sampai merah.
Ada juga yang ambil tisu, ditepuk-tepuk pelan sambil nunggu kulit kering.

Lalu yang bener yang mana?

Jawabannya: tergantung niat dan cara kita melakukannya.

Karena masalahnya bukan tisu atau handuknya… tapi bagaimana kita memperlakukannya.

Banyak yang bilang: “Pakai handuk dong, kan bisa dicuci ulang. Ramah lingkungan, gak boros!”
Tapi kalau handuknya digantung di kamar mandi lembap berhari-hari, dipakai buat badan, tangan, bahkan kaki… ya sorry to say, itu bukan lagi handuk—itu sudah jadi taman bermain bakteri.

Sebaliknya, tisu kelihatannya bersih. Sekali pakai, langsung buang. Tapi kalau asal pilih tisu, yang kasar dan gampang hancur, malah bisa ninggalin serat di wajah. Belum lagi kalau kita menggosoknya, bukan menepuk perlahan.

Jadi intinya bukan soal mana yang lebih baik—tapi bagaimana kita memperlakukan wajah kita dengan lebih lembut dan sadar.

Kadang kita terlalu cepat nge-judge.

“Pakai tisu? Boros banget!”
“Pakai handuk? Ih, jorok, penuh bakteri!”

Padahal kita gak tahu niat di balik itu. Bisa aja dia pakai tisu karena kulitnya sensitif dan gak cocok dengan handuk. Atau pakai handuk khusus wajah yang bersih dan rutin dicuci.

Sama kayak kita lihat orang rajin ganti-ganti skincare, langsung kita bilang, “Ih, buang-buang duit banget.”
Padahal mungkin itu bentuk dia menghargai dirinya—dia pengen kasih yang terbaik buat kulitnya, karena selama ini dia pernah ngerasa gak cukup.

Kembali ke pertanyaan awal:
Apakah lebih baik mengeringkan wajah dengan tisu atau handuk?

Kalau kamu tanya ke kulitmu, jawabannya bukan tentang benda—tapi tentang sentuhan.

Sentuhan yang lembut, bersih, dan penuh perhatian.

Kalau pakai handuk, pastikan itu handuk khusus wajah. Dicuci rutin, dijemur sampai kering, dan cuma kamu yang pakai.

Kalau pakai tisu, pilih yang lembut, tanpa parfum, dan bukan yang gampang hancur. Gunakan dengan perlahan, cukup ditepuk-tepuk, bukan digosok kayak lagi ngelap meja.

Karena pada akhirnya, yang bikin kulit sehat bukan cuma dari luar. Tapi dari cara kita menghargai prosesnya.

Mengeringkan wajah itu momen kecil. Tapi di situ ada pesan besar:
“Gue peduli sama diriku.”
“Gue tahu kulit ini berharga.”
“Dan gue gak akan perlakukan dia dengan asal-asalan.”

Kita bisa aja beli skincare mahal, ikutin tren viral, tapi kalau caranya kasar… hasilnya gak akan maksimal.

Sama kayak hubungan. Kamu bisa kasih kado paling mahal, tapi kalau omonganmu nyakitin, semua itu jadi gak berarti.

Wajah kita pun begitu. Dia gak butuh banyak. Dia cuma butuh dikasih waktu, sentuhan yang lembut, dan perlakuan yang penuh cinta.

Jadi, saat kamu lagi berdiri di depan cermin habis cuci muka, ingat satu hal:

Bukan soal kamu pilih tisu atau handuk.
Tapi, apakah kamu melakukannya dengan sadar? Dengan kasih sayang?

Karena kulit ini gak minta banyak. Dia cuma pengen dirawat, didengarkan, dan dihargai.

Dan siapa sangka… cara kita mengeringkan wajah, bisa jadi refleksi cara kita mencintai diri sendiri.

Jadi mulai sekarang, jangan buru-buru.
Pelan-pelan aja.
Tepuk wajahmu dengan lembut, apapun alatnya.
Dan bisikkan dalam hati:
“Kamu berharga. Dan aku akan jaga kamu sebaik mungkin.”

  • Penulis: langkahsejati

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Apa Efek Sering Ganti Sabun Cuci Muka?

    Apa Efek Sering Ganti Sabun Cuci Muka?

    • calendar_month Jumat, 18 Apr 2025
    • account_circle langkahsejati
    • visibility 114
    • 0Komentar

    Pernah gak sih, loh mikir, kenapa kita tuh gampang banget gonta-ganti sabun muka? Baru pakai seminggu, terus scroll TikTok nemu review sabun lain yang katanya bisa bikin glowing dalam 3 hari, langsung checkout. Besoknya? Dapet info dari temen: “Eh, yang itu gak bagus loh buat kulit kering. Coba yang ini aja, lebih natural.” Akhirnya pindah […]

  • Apa Makna Mimpi Bumi Terbelah Dua?

    Apa Makna Mimpi Bumi Terbelah Dua?

    • calendar_month Kamis, 22 Mei 2025
    • account_circle langkahsejati
    • visibility 71
    • 0Komentar

    Pernah gak sih kamu mimpi bumi terbelah dua? Langit gelap, tanah retak, lalu tiba-tiba bumi terbuka lebar seperti mulut raksasa yang ingin menelan semuanya—termasuk kamu. Serem? Iya. Tapi coba deh, tahan dulu rasa takutnya sebentar, dan kita ulik bareng-bareng… bisa jadi mimpi itu bukan cuma tentang kiamat atau hal-hal mengerikan lainnya. Karena kadang… yang terlihat […]

  • Apa Arti Mimpi Melihat Pernikahan?

    Apa Arti Mimpi Melihat Pernikahan?

    • calendar_month Rabu, 28 Mei 2025
    • account_circle langkahsejati
    • visibility 82
    • 0Komentar

    Pernah nggak sih kamu mimpiin ada pernikahan? Entah itu kamu yang jadi tamu undangan, atau cuma sekadar lihat dari kejauhan ada pasangan berdiri di pelaminan, saling senyum, dan ruangan dipenuhi tawa serta bunga? Sekilas, kedengarannya seperti mimpi yang biasa aja. Tapi pernah nggak kamu coba tanya ke diri sendiri: “Kenapa sih aku mimpiin pernikahan?” Padahal […]

  • Apa Arti Mimpi Buang Air Besar di Tempat Umum?

    Apa Arti Mimpi Buang Air Besar di Tempat Umum?

    • calendar_month Rabu, 23 Apr 2025
    • account_circle langkahsejati
    • visibility 77
    • 0Komentar

    Pernah gak sih, kamu kebangun tengah malam dengan detak jantung gak karuan, gara-gara mimpi buang air besar… di tempat umum? Iya, tempat umum. Di tengah keramaian. Di taman kota. Di halte bus. Di mall. Gak ada pintu. Gak ada privasi. Dan semua orang ngeliatin. Malunya bukan main, padahal itu cuma mimpi. Tapi rasa gak enaknya […]

  • Apa Makna Mimpi Naik Kapal Besar?

    Apa Makna Mimpi Naik Kapal Besar?

    • calendar_month Kamis, 1 Mei 2025
    • account_circle langkahsejati
    • visibility 75
    • 0Komentar

    Pernah gak, tengah malam, di antara lelap dan setengah sadar, kita mimpi lagi naik kapal besar? Bukan sekadar kapal kecil di danau… tapi kapal megah, mengarungi samudra luas. Angin menerpa wajah, suara ombak mengiringi perjalanan. Rasanya nyata banget, sampai pas bangun, kita masih bisa ngerasain semilir anginnya. Kalau dipikir-pikir, kenapa sih otak kita ngasih “tontonan” […]

  • Apa Arti Mimpi Makan Makanan Busuk?

    Apa Arti Mimpi Makan Makanan Busuk?

    • calendar_month Rabu, 7 Mei 2025
    • account_circle langkahsejati
    • visibility 67
    • 0Komentar

    Pernah gak sih lo mimpi makan sesuatu yang… menjijikkan? Kayak daging basi, buah busuk, atau nasi yang udah berjamur. Dan lo bener-bener bisa ngerasain aromanya, teksturnya, bahkan rasa anyirnya yang bikin mual. Padahal cuma mimpi, tapi bangun-bangun rasanya kayak habis makan bangkai. Lucunya, yang lo pikir sepele ini, kadang malah bikin lo mikir semalaman. “Kenapa […]

expand_less