Breaking News
light_mode
Trending Tags
Maaf, tidak ditemukan tags pada periode waktu yang ditentukan.
Beranda » Kesehatan » Apa Ciri-Ciri Sabun Cuci Muka Tidak Cocok?

Apa Ciri-Ciri Sabun Cuci Muka Tidak Cocok?

  • account_circle langkahsejati
  • calendar_month Jumat, 11 Apr 2025
  • visibility 86
  • comment 0 komentar

Pernah gak sih, kita pakai sabun cuci muka yang katanya “bagus banget”—review di mana-mana bilang glowing lah, bebas jerawat lah, kulit kenyal lah. Tapi pas kita pakai… yang ada malah kulit makin rewel. Jerawat nongol rame-rame, kulit kering kerontang, atau malah jadi merah-merah kayak kepiting rebus.

Terus kita mikir, “Apa ini purging ya? Harus ditunggu dulu hasilnya?”
Padahal bisa jadi… sabunnya emang gak cocok.

Sama kayak hubungan. Gak semua yang awalnya terlihat manis, ujungnya bikin kita bahagia. Kadang justru yang keliatan paling menjanjikan, paling “wah”, bisa jadi yang paling nyakitin.

Dan di sinilah pentingnya kita ngerti sinyal. Baik sinyal dari orang… maupun dari kulit sendiri.

Kulit itu pintar, dia ngasih kode. Tinggal kitanya peka atau enggak.

Contoh kecil nih. Kalau habis cuci muka rasanya kulit kayak ditarik-tarik, kaku banget sampe senyum pun rasanya kayak habis facelift, itu bukan pertanda sabunnya bekerja dengan maksimal.
Itu tandanya: kelembapan alami kulit kita barusan disapu habis.

Karena kulit sehat itu bukan yang super kesat kayak keramik baru dipel. Tapi yang seimbang. Lembut, bersih, tapi tetap kenyal.

Terus, ada juga sabun yang habis dipakai bikin kulit jadi merah-merah. Ada yang bilang itu efek “deep cleansing”. Tapi… coba kita bayangin kalau ada orang bersihin kita sampe merah-merah, masih mau dibilang “dia niat, kok”? Atau kita bakal nanya: “ini bersih-bersih apa nyakitin sih?”

Nah, begitu juga dengan kulit. Merah, gatal, perih, atau terasa panas setelah pakai sabun itu bukan deep cleansing. Itu alarm.

Bentuk kecil dari penolakan yang sopan. Tapi tetap penolakan.

Lalu, gimana dengan jerawat? Ada sabun yang katanya bisa mengontrol jerawat, tapi tiap kali dipakai malah muncul jerawat baru di tempat yang sebelumnya aman-aman aja.
Ada kemungkinan itu purging, iya. Tapi ada juga kemungkinan itu breakout.

Bingung bedainnya?

Gini. Kalau jerawat muncul di area yang biasa memang berjerawat, bisa jadi purging. Tapi kalau munculnya di tempat-tempat yang gak biasa, kayak pipi yang biasanya mulus atau dahi yang selalu aman, itu red flag.

Dan satu hal lagi yang sering luput: tekstur kulit berubah.
Tiba-tiba muncul bintik-bintik kecil, kasar, gak rata—padahal sebelumnya enggak. Nah, itu juga bisa jadi tanda kulit lagi gak happy sama sabun kita.

Pertanyaannya: kita mau cuek, atau kita mau dengerin dia?

Karena dalam hidup, kadang kita terlalu fokus pada “sabun ini viral”, “ini katanya bagus”, “banyak yang cocok”—sampai kita lupa tanya ke kulit kita sendiri: “kamu nyaman gak sih?”

Padahal, setiap kulit itu punya cerita dan kebutuhan yang beda.
Sama kayak setiap orang punya latar belakang, luka, dan batasan masing-masing.

Jadi, daripada terus memaksakan sabun yang “katanya bagus” tapi bikin kulit kita teriak minta tolong, kenapa gak mulai dari mendengarkan dulu?
Mungkin jawabannya bukan ganti sabun yang lebih mahal, lebih wangi, atau lebih berbusa. Tapi sabun yang lebih lembut, lebih tulus, dan lebih mengerti.

Kadang, sabun terbaik itu bukan yang kelihatan “kerja keras”, tapi yang tahu batas. Yang membersihkan tanpa menghilangkan. Yang hadir tanpa menyakiti.

Sama seperti orang-orang yang benar-benar sayang, mereka gak bikin heboh. Tapi kita merasa tenang tiap kali mereka ada.

Dan kalau kamu udah nemu sabun yang kayak gitu—yang gak bikin drama, gak bikin bingung, gak bikin ngerasa kayak lagi uji nyali tiap kali cuci muka—pertahankan.
Karena sabun kayak gitu, sama kayak orang baik… susah dicari, gampang disia-siain.

Akhir kata, jangan takut untuk bilang “nggak cocok”.
Bukan karena kamu rewel, tapi karena kamu belajar menghargai kulitmu sendiri.
Dan itu bukan bentuk manja… tapi bentuk cinta.
Cinta ke diri sendiri.

Karena gak semua sabun yang bikin bersih itu baik.
Dan gak semua yang bikin kesat itu sehat.
Sama seperti gak semua yang keliatannya sayang itu beneran tulus.

Tinggal kita aja, mau terus ngikutin tren…
atau mau mulai dengerin yang paling jujur:
suara dari kulit kita sendiri.

 

 

 

  • Penulis: langkahsejati

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Apakah Boleh Cuci Muka 3 Kali Sehari untuk Kulit Berminyak?

    Apakah Boleh Cuci Muka 3 Kali Sehari untuk Kulit Berminyak?

    • calendar_month Rabu, 16 Apr 2025
    • account_circle langkahsejati
    • visibility 105
    • 0Komentar

    Pernah gak sih nanya ke diri sendiri, “Gue ini cuci muka udah bener belum, ya?” Apalagi buat yang punya kulit berminyak, rasa-rasanya pengen banget tiap satu jam sekali tuh cuci muka. Minyak muncul lagi, cuci lagi. Baru aja selesai salat, eh udah kilang minyak lagi di jidat. Akhirnya ada yang mutusin buat cuci muka 3 […]

  • Apa Makna Mimpi Melihat Pelangi Ganda?

    Apa Makna Mimpi Melihat Pelangi Ganda?

    • calendar_month Minggu, 18 Mei 2025
    • account_circle langkahsejati
    • visibility 53
    • 0Komentar

    Pernah gak sih kamu kebangun dari tidur, dan masih keinget jelas warna-warni pelangi di dalam mimpimu? Dan anehnya, bukan cuma satu pelangi—tapi dua. Dua lengkungan warna yang berdampingan di langit. Cantik banget, sampai rasanya sayang kalau cuma dibilang “cuma mimpi.” Tapi… siapa bilang “cuma mimpi” itu gak penting? Kadang yang kita sebut “cuma mimpi”, justru […]

  • Apa Arti Mimpi Buang Air Besar di Tempat Umum?

    Apa Arti Mimpi Buang Air Besar di Tempat Umum?

    • calendar_month Rabu, 23 Apr 2025
    • account_circle langkahsejati
    • visibility 77
    • 0Komentar

    Pernah gak sih, kamu kebangun tengah malam dengan detak jantung gak karuan, gara-gara mimpi buang air besar… di tempat umum? Iya, tempat umum. Di tengah keramaian. Di taman kota. Di halte bus. Di mall. Gak ada pintu. Gak ada privasi. Dan semua orang ngeliatin. Malunya bukan main, padahal itu cuma mimpi. Tapi rasa gak enaknya […]

  • Kenapa Mimpi Kehilangan Ponsel?

    Kenapa Mimpi Kehilangan Ponsel?

    • calendar_month Rabu, 30 Apr 2025
    • account_circle langkahsejati
    • visibility 78
    • 0Komentar

    Pernah gak sih kamu kebangun dari tidur dengan napas ngos-ngosan cuma gara-gara mimpi… kehilangan ponsel? Ponsel. Benda kecil yang bahkan kadang lebih sering kita pegang daripada tangan orang yang kita sayang. Yang isinya bukan cuma foto-foto lucu atau chat random, tapi juga kenangan, rahasia, pekerjaan, dan kadang… hidup itu sendiri. Makanya wajar banget kalau dalam […]

  • Apa Arti Mimpi Membeli Emas?

    Apa Arti Mimpi Membeli Emas?

    • calendar_month Senin, 28 Apr 2025
    • account_circle langkahsejati
    • visibility 82
    • 0Komentar

    Pernah gak sih kamu bangun tidur dan langsung kepikiran mimpi yang baru aja kamu alami? Misalnya… mimpi beli emas. Bukan cuma satu gram dua gram, tapi sampai berbungkus-bungkus, kayak mau buka toko perhiasan sendiri. Nah, pertanyaannya: itu mimpi pertanda apa ya? Apakah semesta lagi bisikin kamu bahwa rezeki besar sedang di depan mata? Atau justru, […]

  • Apa Arti Mimpi Menyeberangi Sungai?

    Apa Arti Mimpi Menyeberangi Sungai?

    • calendar_month Rabu, 14 Mei 2025
    • account_circle langkahsejati
    • visibility 70
    • 0Komentar

    Pernah gak sih kamu mimpi lagi nyebrang sungai? Airnya jernih, tenang… atau malah keruh, arusnya deras, dan kamu ngos-ngosan berusaha sampai ke seberang? Terus pas bangun, kamu mikir: “Lho, kenapa tiba-tiba mimpi nyebrang sungai? Emangnya kenapa sih?” Tapi coba deh, kita pikir dari sudut pandang yang berbeda. Apa sebenarnya makna di balik mimpi itu? Sungai […]

expand_less