Gimana Caranya Biar Muka Bersih?
- account_circle langkahsejati
- calendar_month Rabu, 9 Apr 2025
- visibility 76
- comment 0 komentar

Pernah gak sih lo ngerasa udah rajin cuci muka, udah pake sabun yang katanya paling ampuh, tapi kok ya jerawat tetep nongol, komedo makin betah, dan muka keliatannya kusam terus?
Terus muncul pertanyaan sakral: “Salah gue di mana?”
Padahal lo udah mikir, “gue gak makan gorengan, gue minum air putih, gue gak begadang…” Tapi muka masih kayak abis keliling kota naik angkot tanpa AC.
Mungkin, yang perlu kita lakuin tuh bukan sekadar nyari sabun yang cocok atau skincare yang mahal, tapi…
pahami dulu: sebenernya apa sih yang bikin muka bisa bersih?
Karena kadang, jawabannya bukan dari yang terlihat.
Sama kayak orang yang mukanya keliatan glowing parah. Kita langsung mikir: “Wah pasti skincare-nya mahal nih. Atau mungkin dia treatment tiap minggu.”
Tapi bisa aja… dia gak pakai serum yang fancy, gak rutin ke klinik, dan bahkan sabunnya cuma sabun batang biasa.
Tapi dia rajin cuci tangan sebelum nyentuh muka.
Dia gak asal pegang-pegang wajah pas tangan lagi kotor.
Dia gak tidur pake makeup.
Dan yang paling penting, dia gak stresin hal-hal kecil.
Muka bersih tuh kadang bukan soal produk. Tapi soal kebiasaan.
Kebiasaan sederhana yang sering banget kita anggap remeh.
Kayak misalnya: ganti sarung bantal.
Kelihatannya gak penting, tapi coba pikir… kita tidur 6-8 jam di atas itu. Bayangin semua minyak, keringat, sisa makeup, dan debu yang numpuk. Itu nempel ke muka tiap malam.
Atau hal kayak: handuk muka.
Berapa banyak dari kita yang pakai handuk badan buat muka juga?
Padahal itu tempat bakteri party sepanjang hari.
Muka bersih itu soal bagaimana kita nge-treat kulit kita.
Bukan cuma di luar, tapi juga dari dalam.
Orang yang mukanya bersih, seringkali bukan karena dia punya kulit bagus dari lahir. Tapi karena dia menjaga konsistensinya.
Dia gak skip bersihin muka sebelum tidur, meski udah ngantuk parah.
Dia gak pakai produk asal-asalan cuma karena viral.
Dan yang paling penting, dia gak terlalu keras sama kulitnya sendiri.
Karena kulit, kayak hati.
Semakin sering dikasarin, semakin gampang rusak.
Lo boleh rajin eksfoliasi, tapi kalau keseringan, malah ngerusak skin barrier.
Lo boleh pakai toner dan serum, tapi kalau tiap minggu ganti brand, kulit juga bingung harus adaptasi yang mana.
Dan lo boleh pakai clay mask, tapi kalau tiap hari… ya siap-siap kulit lo ngomel.
Kadang, kita sibuk nyari produk baru…
padahal yang perlu kita lakukan adalah berhenti sejenak, dan lihat:
Apakah pola hidup kita udah cukup bersih?
Karena stres juga bisa bikin jerawat.
Kurang tidur bisa bikin kulit kusam.
Overthinking bisa bikin hormon nggak seimbang.
Dan semua itu nggak bisa diselesaikan cuma dengan skincare.
Muka bersih itu bukan target… tapi perjalanan.
Dan setiap orang punya jalannya masing-masing.
Ada yang cocok sama skincare Korea, ada yang cocok sama aloe vera potong langsung dari halaman rumah.
Ada yang tipe double cleansing religius, ada juga yang cukup pakai air hangat dan sabun bayi.
Yang penting bukan “pakai apa”, tapi “cocoknya di mana” dan “apa yang bikin lo nyaman dan konsisten”.
Karena yang membuat kulit lo glowing bukan cuma essence yang lo oles setiap malam.
Tapi cara lo memperlakukan diri lo sendiri setiap hari.
Apakah lo cukup istirahat?
Apakah lo cukup minum air?
Apakah lo memperhatikan apa yang lo makan?
Dan yang paling penting:
Apakah lo sabar sama prosesnya?
Soalnya kadang…
kita pengen hasil cepat.
Pengen besok muka langsung bening kayak artis.
Tapi lupa, muka mereka pun perlu waktu.
Dan ada tim di belakang layar yang bantuin mereka.
Kita? Kita cuma punya diri sendiri.
Dan itu cukup. Asal lo sabar.
Jadi, kalau lo tanya “gimana caranya biar muka bersih?”
Jawabannya bisa jadi:
Mulai dari hal kecil.
Mulai dari kebiasaan.
Mulai dari memperlakukan diri lo dengan lebih lembut.
Karena bersih itu bukan cuma soal tampilan, tapi juga perasaan.
Dan kulit yang bahagia…
seringkali memantulkan kebahagiaan itu kembali.
Jadi, yuk… bersihin muka.
Bukan karena insecure sama standar orang lain.
Tapi karena lo layak ngerasa nyaman sama kulit lo sendiri.
Dan kalau lo merasa belum bersih-bersih amat, gak apa-apa.
Namanya juga perjalanan.
Yang penting… lo lagi jalan.
- Penulis: langkahsejati

Saat ini belum ada komentar