Breaking News
light_mode
Trending Tags
Maaf, tidak ditemukan tags pada periode waktu yang ditentukan.
Beranda » Kesehatan » Apa Cara Paling Sehat untuk Mencuci Muka?

Apa Cara Paling Sehat untuk Mencuci Muka?

  • account_circle langkahsejati
  • calendar_month Senin, 7 Apr 2025
  • visibility 81
  • comment 0 komentar

Pernah gak lo mikir, kenapa sih cuci muka tuh penting banget?
Apa karena wajah kita kotor banget tiap hari?
Apa karena dunia skincare udah terlanjur meyakinkan kita bahwa satu-satunya jalan menuju bahagia adalah kulit glowing?

Tapi… gimana kalau sebenarnya, mencuci muka itu bukan cuma urusan bersih atau glowing doang?

Gimana kalau itu adalah bentuk sederhana dari self-care?
Bukan cuma tentang membersihkan pori, tapi juga tentang membersihkan pikiran.

Bayangin deh…
Wajah kita tuh kayak panggung utama dari hidup ini.
Semua emosi numpuk di situ: stres kerjaan, senyum pura-pura pas ditanya “kapan nikah?”, air mata yang ditahan biar gak drama…
Dan setiap hari, dia kena debu, polusi, sinar matahari, bahkan sinar dari hati mantan yang tiba-tiba muncul di story orang lain.
Tapi dia tetap diam, tetap nemenin lo.

Jadi, kalau kita tanya, “Apa cara paling sehat untuk mencuci muka?”
Mungkin jawabannya bukan cuma teknik. Tapi juga niat.

1. Cuci muka paling sehat, dimulai dari cara lo memperlakukan diri sendiri.

Dengan lembut.
Dengan niat baik.
Dengan paham bahwa lo pantas buat ngerasa bersih—dalam dan luar.

Tapi ya… kita tetep butuh langkah teknis juga. Karena kulit punya kebutuhan, bukan sekadar diajak ngobrol doang. Jadi, yuk kita bahas pelan-pelan, bukan dengan nada iklan, tapi kayak ngobrol sama temen sendiri.

2. Pakai sabun muka yang sesuai jenis kulit

Ini juga sering banget disepelein.
Karena kadang kita lebih milih facial wash yang “wangi” daripada yang “cocok”.
Padahal kulit tuh kayak pasangan: dia cuma cocok sama yang ngerti dia.
Kalau kulit lo berminyak, hindari sabun yang terlalu creamy.
Kalau kering, jangan pakai yang bikin muka ketarik kayak habis ditarik utang.
Intinya? Kenali kebutuhan dia, bukan maksa dia jadi kayak kulit orang lain.

3. Gunakan air hangat-hangat kuku

Air yang terlalu panas bikin kulit lo kayak daun selada yang disiram kuah panas—layu, kering, dan gak punya pertahanan.
Sementara air dingin kadang gak cukup buat bersihin minyak atau kotoran yang nempel.
Hangat-hangat kuku itu pas.
Kayak hubungan yang udah gak drama, tapi tetap bikin nyaman.

4. Pijat pelan-pelan, bukan digosok kayak panci gosong

Lo bukan lagi nyuci wajan.
Wajah itu sensitif.
Jadi cukup pakai ujung jari, gerakan melingkar, sambil lo ajak ngobrol diri sendiri.
“Gimana kabarmu hari ini?”
“Maaf ya, udah aku abaikan semalaman.”
Karena kadang, yang bikin kita lelah bukan kerjaan, tapi lupa mencintai diri sendiri.

5. Bilas sampai benar-benar bersih

Kadang kita terburu-buru, air cuma dikibasin sekali, lalu selesai.
Padahal sisa sabun bisa jadi penyebab kulit lo gatal, kusam, bahkan jerawatan.
Sama kayak kata-kata yang gak pernah dituntaskan: meninggalkan sisa luka yang lama hilangnya.

6. Keringkan dengan handuk yang lembut dan bersih

Handuk yang kasar atau bekas dipakai ngelap kaki, jelas bukan pilihan sehat.
Tepuk-tepuk pelan, jangan digosok.
Biar kulit lo tahu, lo gak lagi marah sama dia.
Tapi lo sayang.
Banget.

7. Lanjutkan dengan pelembap atau skincare, kalau mau

Setelah dicuci, kulit tuh butuh nutrisi.
Sama kayak kita habis mandi, pengen minum teh hangat atau pakai lotion.
Tapi jangan overthinking juga.
Kalau gak punya skincare lengkap, gak apa-apa.
Yang penting, lo udah bersihkan dia dengan hati.

Karena sebenernya…
cara paling sehat untuk mencuci muka itu bukan cuma soal produk mahal atau teknik rumit.
Tapi tentang niat. Tentang bagaimana lo menghargai tubuh lo sendiri.
Tentang bagaimana lo kasih waktu lima menit aja dalam sehari, buat ngomong ke diri sendiri:
“Aku sayang kamu.”

Dan lo tahu gak?
Dari semua bagian tubuh yang selalu muncul di foto, video call, cermin pagi hari—wajah itu yang paling sering lo lihat.
Tapi sayangnya… juga yang paling sering lo kritik.
“Kenapa jerawatan sih?”
“Kenapa kusem banget sih?”
“Kenapa gak bisa glowing kayak dia?”

Padahal muka lo gak pernah salah.
Dia cuma butuh dipahami.
Dipijat pelan, dibersihkan dengan sabar, dan dilihat bukan karena dia “sempurna”, tapi karena dia bagian dari lo.

Jadi, cara paling sehat untuk mencuci muka?
Ya mulai dari gak marah-marah ke cermin.
Mulai dari niat baik.
Mulai dari sekarang.

Karena kulit yang sehat itu bukan cuma yang bersih dari jerawat.
Tapi yang tahu, bahwa dia dicintai.

Dan itu dimulai… dari setiap tetes air yang lo guyur ke wajah dengan penuh kesadaran.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

  • Penulis: langkahsejati

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kenapa Saya Mimpi Gagal Menikah?

    Kenapa Saya Mimpi Gagal Menikah?

    • calendar_month Senin, 28 Apr 2025
    • account_circle langkahsejati
    • visibility 59
    • 0Komentar

    Pernah gak sih kamu bangun tidur, terus diam sejenak… jantung masih deg-degan… dan satu kalimat langsung muncul di kepala: “Kenapa aku mimpi gagal menikah?” Bukan mimpi horor, bukan juga mimpi dikejar hantu. Tapi rasanya nyesek banget. Di mimpi itu, kamu sudah pakai baju pengantin, semua orang datang, dekorasi megah, musik romantis sudah mengalun, tapi tiba-tiba… […]

  • Apa Arti Mimpi Melihat Kereta Api Tabrakan?

    Apa Arti Mimpi Melihat Kereta Api Tabrakan?

    • calendar_month Sabtu, 3 Mei 2025
    • account_circle langkahsejati
    • visibility 81
    • 0Komentar

    Pernah gak, kamu mimpiin hal yang bikin deg-degan setengah mati? Misalnya… kamu berdiri di peron, angin sore meniup pelan, tiba-tiba dari kejauhan dua kereta api melaju ke arah yang sama—dan boom! Tabrakan. Suara benturannya keras. Asap membubung. Orang-orang panik. Dan kamu cuma bisa berdiri kaku, gak tahu harus ngapain. Pas bangun tidur, rasanya aneh. Dada […]

  • Apa Arti Mimpi Naik Kereta Cepat?

    Apa Arti Mimpi Naik Kereta Cepat?

    • calendar_month Senin, 28 Apr 2025
    • account_circle langkahsejati
    • visibility 62
    • 0Komentar

    Pernah gak sih, lo mimpi naik kereta cepat? Yang beneran cepat. Kayak lo belum selesai mikir satu hal, eh tiba-tiba udah pindah stasiun. Belum sempat lihat pemandangan luar, eh tahu-tahu udah nyampe tujuan. Rasanya kayak… hidup ini melaju tanpa sempat lo duduk sebentar dan tarik napas. Tapi coba deh kita lihat dari perspektif lain. Mimpi […]

  • Apa Arti Mimpi Berjalan di Atas Air?

    Apa Arti Mimpi Berjalan di Atas Air?

    • calendar_month Senin, 19 Mei 2025
    • account_circle langkahsejati
    • visibility 60
    • 0Komentar

    Pernah gak sih kamu mimpi berjalan di atas air? Kedengarannya kayak adegan dari film superhero atau kisah nabi zaman dulu. Tapi nyatanya, mimpi itu bisa datang ke siapa aja. Tiba-tiba kamu ada di atas danau, laut, atau sungai… tapi bukannya tenggelam, kamu malah melangkah ringan, seolah air itu tanah padat. Dan begitu bangun, kamu bengong. […]

  • Apa Arti Mimpi Berada di Luar Negeri?

    Apa Arti Mimpi Berada di Luar Negeri?

    • calendar_month Kamis, 1 Mei 2025
    • account_circle langkahsejati
    • visibility 69
    • 0Komentar

    Pernah gak sih kamu kebangun dari tidur dan mikir, “Kenapa tadi gue mimpi lagi jalan-jalan di Paris?” Atau, “Kok gue bisa ngeliat diri gue sendiri di tengah padang gurun Mesir?” Padahal ya… pas bangun, realitanya masih di kasur dengan bantal yang udah kempes separuh. Banyak orang langsung mencari arti mimpi kayak gitu. Ada yang bilang, […]

  • Apa Arti Mimpi Memandikan Jenazah?

    Apa Arti Mimpi Memandikan Jenazah?

    • calendar_month Minggu, 27 Apr 2025
    • account_circle langkahsejati
    • visibility 87
    • 0Komentar

    Pernah gak sih, kamu bangun tidur dengan napas masih ngos-ngosan, tangan dingin, dan pikiran belum bisa move on dari satu mimpi aneh yang barusan mampir? Mimpinya… tentang kamu memandikan jenazah. Buat sebagian orang, ini mimpi yang bikin ngeri. Serius deh, siapa juga yang gak deg-degan kalau tiba-tiba mimpi ngurusin mayat? Tapi di balik rasa takut […]

expand_less